Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Yulius Sulo • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 17:57 WIB
Ipda Stevend Eka Dapo. (CEPOSONLINE.COM/SULO)
Ipda Stevend Eka Dapo. (CEPOSONLINE.COM/SULO)  

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

 

Setelah sebelumnya kasus pembunuhan tersebut menggemparkan masyarakat Merauke, kini kepolisian mengungkapkan bahwa terduga pelaku telah teridentifikasi.

 

Korban yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka tersebut diduga dibunuh oleh seseorang yang kini tengah diburu aparat kepolisian.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari personel operasional Reskrim di lapangan, terduga pelaku diduga merupakan salah satu dari dua warga binaan Lapas Merauke yang masih melarikan diri setelah insiden dan kebakaran kantor Lapas Merauke beberapa waktu lalu.

 

Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Stevend Eka Dapo mengungkapkan, identifikasi terduga pelaku merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Opsnal di lapangan.

 

"Dari informasi dan laporan teman-teman Opsnal di lapangan, terduga pelaku sudah teridentifikasi," kata Stevend Eka Dapo saat dihubungi media ini, Kamis (5/11/2026).

 

Stevend menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan orang yang telah diidentifikasi tersebut dalam kasus pembunuhan Kayus Yeimoa.

 

Ia juga mengingatkan bahwa apabila dugaan tersebut terbukti benar, orang yang dimaksud dinilai sangat berbahaya. Hal itu berdasarkan catatan kriminal yang dimiliki kepolisian terhadap terduga pelaku.

 

"Kalau pelakunya benar, orang tersebut sangat berbahaya. Karena dari catatan kriminal yang ada, terduga pelaku telah melakukan hal yang sama antara lima sampai enam kali dengan kejadian kemarin. Ini kalau benar yang melakukan adalah orang yang telah diidentifikasi teman-teman di lapangan," ungkapnya.

 

Karena itu, personel Opsnal Reskrim yang telah diterjunkan ke lapangan saat ini terus melakukan pencarian dan pengejaran untuk segera mengungkap kasus tersebut sekaligus menangkap terduga pelaku.

 

"Kita berharap dalam pelariannya itu, tidak ada lagi korban-korban berikutnya," tandasnya.

 

Terkait kondisi jenazah korban, Stevend mengaku masih memantau informasi mengenai apakah korban telah dimakamkan atau belum. Namun, melihat kondisi korban yang mengalami banyak luka, ia memperkirakan pihak keluarga kemungkinan segera melakukan pemakaman.

 

Polisi berharap upaya pengejaran yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil sehingga terduga pelaku dapat diamankan dan proses hukum terhadap kasus pembunuhan penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan. (*)

Editor : Elfira Halifa
kayus yeimoa kasus pembunuhan Merauke Ceposonline.com