Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pembangunan Jalan SP9–Tanah tinggi Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Yulius Sulo • Jumat, 19 Juni 2026 | 08:39 WIB
Pembangunan Jalan SP 9 Tanah Miring sampai Tanah Tinggi, Salor II, Distrik KJurik Merauke sepanjang lebih dari 10 kilometer yang sedang dalam tahap pengerjaan.   
(Sulo/Ceposonline.com)  
Pembangunan Jalan SP 9 Tanah Miring sampai Tanah Tinggi, Salor II, Distrik KJurik Merauke sepanjang lebih dari 10 kilometer yang sedang dalam tahap pengerjaan.    (Sulo/Ceposonline.com)  

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pembangunan ruas jalan dari SP9 Distrik Tanah Miring menuju Tanah  tinggi, Salor, Distrik Kurik sepanjang lebih dari 10 kilometer yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini sedang dalam pengerjaan dan  ditargetkan selesai pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Papua Selatan Ramses Kambuaya  menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir saat kunjungan Gubernur Papua Selatan beberapa waktu lalu, progres pembangunan jalan tersebut telah mencapai sekitar 20 persen. Namun, perkembangan terbaru masih menunggu laporan dari pihak pelaksana proyek.

"Saat kunjungan Pak Gubernur kemarin progresnya sekitar 20 persen. Targetnya tahun ini jalan sudah selesai hingga pertigaan Salor–Tanah Tinggi," kata Ramses Kambuaya, di Kantor DPRP Papua Selatan, Kamis (18/6/2026)  

Dia menjelaskan,  panjang ruas jalan yang dikerjakan mencapai lebih dari 10 kilometer yang pengerjaannya dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Papua Selatan.  

Diakui,  konstruksi jalan yang dikerjakan menggunakan spesifikasi jalan nasional dengan beberapa lapisan perkerasan, termasuk penggunaan agregat kelas A, sesuai standar yang ditetapkan dalam proyek yang bersumber dari APBN.

"Standarnya memang mengikuti spesifikasi jalan nasional karena dikerjakan menggunakan dana APBN," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengerjakan ruas jalan lanjutan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. 

‘’ Proyek yang dibiayai APBN ini  dilaksanakan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan jalan daerah,’’ jelasnya.  

Oleh karena itu, setelah pembangunan selesai, ruas jalan tersebut direncanakan akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam pemeliharaan dan pengelolaannya. ‘’Karena jalan yang dikerjakan itu statusnya masih jalan provinsi,’’ tambahnya.  (*)

Editor : Weny Firmansyah
#ja;an sp9 #Merauke #Ceposonline.com