CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- PT Air Minum (PTAM) Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) memastikan distribusi air bersih dari jalur pipa induk Kojabu telah kembali normal setelah sebelumnya mengalami gangguan akibat patahnya pipa transmisi utama yang dipicu tanah longsor.
Direktur Utama PTAM Jayapura, Entis Sutisna, mengatakan proses perbaikan pipa berdiameter 500 milimeter yang berada di belakang Reservoir Water Treatment Plant (WTP) Waena berhasil diselesaikan selama dua hari perbaikan oleh Tim Teknisi dan pada Minggu (31/5) sekitar pukul 07.00 WIT air sudah mengalir ke pelanggan di dua distrik.
"Alhamdulillah, perbaikan pipa induk Kojabu telah selesai dan pelayanan air minum kepada pelanggan sudah kembali normal secara bertahap," ujar Entis, Minggu (31/5/2026)
Menurutnya, sejak Minggu pagi distribusi air sudah kembali mengalir untuk wilayah Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan. Sementara pelayanan bagi pelanggan di Distrik Jayapura Utara kembali normal pada Senin pagi.
Entis menjelaskan, gangguan tersebut berdampak pada sekitar 12 ribu pelanggan atau sekitar 30 persen dari total 41 ribu pelanggan PTAM Jayapura yang tersebar di Kota Jayapura dan Sentani. Hal itu karena jalur Kojabu merupakan salah satu sumber pasokan air terbesar yang dimiliki perusahaan dengan kapasitas sekitar 250 liter per detik.
"Pipa Kojabu merupakan salah satu tulang punggung pelayanan air bersih kami. Karena itu dampaknya cukup besar ketika terjadi kerusakan," katanya. (*)
Editor : Agung Trihandono