Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

HIPMI Papua Gelar Rakerda, Diklada, dan Forumda: Momentum Perkuat Ekonomi Lokal di Ujung Timur Indonesia

Jimianus Karlodi • Senin, 4 Mei 2026 | 12:39 WIB
HIPMI Papua saat foto bersama Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam kegiatan Rakerda, Diklada, dan Forumda di di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Senin (4/5/2026). (Ceposonline.com/Jimianus Karlodi)
HIPMI Papua saat foto bersama Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam kegiatan Rakerda, Diklada, dan Forumda di di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Senin (4/5/2026). (Ceposonline.com/Jimianus Karlodi)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Papua resmi menyelenggarakan rangkaian agenda strategis organisasi yang terdiri dari Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklada), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Kotaraja ini menjadi tonggak penting bagi para pengusaha muda di Tanah Papua untuk menyelaraskan visi di tengah transisi ekonomi dan politik nasional.

Dibuka langsung oleh gubernur Papua Matius D Fakhiri, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan stackolder lainnya di lingkungan pemerintah provinsi Papua. Kegiatan ini mengambil tema ‘Sinergisitas Pengusaha Muda Papua untuk Indonesia emas 2045’.

Ketua Panitia Pelaksana, Burhanuddin, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya strategis HIPMI Papua dalam mempergerakan pengusaha muda Papua sebagai motor perkerak ekonomi daerah. 

"Melalui sinergitas yang kuat, diharapkan lahir program aksi nyata dalam mendukung terwujudnya generasi emas 2045 mendatang di tanah Papua secara khusus," ujarnya, di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Senin (4/5/2026).

Adapun tujuan diadakannya kegiatan itu kata Burhanuddin adalah merumuskan program kerja strategis HIPMI Papua untuk priode 2026-2029. Serta meningkatkan kompetensi bagi peserta HIPMI melalui Diklada dan membangun jejaring dan peluang usaha melalui forum bisnis daerah dan masih banyak lainnya.

Pada saat yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI Papua, Supriadi Laling, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan wadah untuk Penyusunan Program Kerja, Peningkatan Kapasitas, Networking dan Peluang hingga Mendorong Digitalisasi dan Investasi.

Karena itu dia berharap melalui kegiatan itu, HIPMI Papua dapat menghasilkan program, menghasilkan pokok pikiran, sehingga dapat berkolaborasi dengan visi-misi gubernur Papua.

"Di HIPMI sediri ada begitu banyak pengusaha, mulai dari pengusaha kecil hingga yang besar. Karena itu kami berharap kepada pemerintah untuk diberikan waktu, tempat agar dapat berkolaborasi bersama," kata Laling dihadapan gubernur Papua.

Ia juga menekankan, pengusaha Papua harus mulai bertransformasi ke arah digital. Mengingat letak geografis Papua yang menantang, efisiensi melalui teknologi dianggap sebagai kunci agar produk lokal bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Menurutnya HIPMI Papua harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi di daerah. HIPMI tidak boleh hanya menjadi penonton di rumah sendiri, tetapi harus menjadi pemain utama yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak muda Papua.

Lebih jauh Laling berpesan kepada pemerintah untuk tidak menerima proposal yang mengatasnamakan HIPMI untuk meminta bantuan dalam bentuk apapun. Namun di satu sisi pihaknya sangat bersedia apalagi dimintai untuk berkolaborasi dan bekerjasama.

"Kami HIPMI tidak pernah membawa proposal untuk meminta bantuan kepada pemerintah. Tetapi jika pengurus HIPMI datang ke kantor gubernur kemudian meminta berkolaborasi dan kerjasama maka kami berharap dapat di fasilitasi," ungkapnya dengan tegas.

Adapun pemateri dalam sesi ini berasal dari Pangdam XVIII/Cenderawasih, Kepala Bapperida Papua, serta akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen). Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Forbisda pada 5 Mei 2026 yang mengangkat tema “Sinergisitas Pengusaha Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen”.

Forum ini menghadirkan pembicara dari Kemenkum Papua, senior HIPMI, serta pengurus HIPMI Papua. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas jejaring bisnis di Papua. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Hipmi Papua #matius fakhiri #papua