CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Ratusan kepala daerah saat ini masih mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Kota Magaleng.
Kegiatan retret ini berlangsung sejak tanggal 21-28 Februari 2025. Para kepala daerah yang ikut retret tersebut adalah mereka yang sudah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara pada tanggal 20 Februari 2025 lalu.
Dari sekian ratusan kepala daerah yang ikut retret tersebut termasuk didalamnya Bupati Mamberamo Raya, Robbi Wilson Rumansara.
"Saya menyampaikan ucapan syukur karena proses pelantikan telah berjalan dengan baik di Istana Negara lalu,"ucapnya Robbi Wilson.
Pada kesempatan ini Robbi Rumansara menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mamberamo Raya.
Pasalnya setelah pelantikan lalu ia bersama Wakil Bupati belum balik ke Papua dikarena harus mengikuti retret di Magelang.
"Retret ini adalah agenda Nasional dan semua kepala daerah yang sudah dilantik wajib ikut,"terangnya.
Kini ia meminta masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu hoax, karena ia bersama Wakil Bupati saat ini masih dalam kondisi baik-baik saja dan sehat.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ini bukan ada unsur kesegajaan, tetapi ini adalah agenda nasional berlaku untuk semua kepala daerah yang baru dilantik,"ungkapnya.
Robbi Rumansara mengaku, pihaknya penting menyampaikan hal ini agar tidak ada tangapan dari pihak-pihak yang nantinya berujung pada provokasi di masyarakat.
"Masyarakat tetap tenang dan bersabar menunggu. Setelah kegiatan di Magelang kita akan segera kembali dan mulai berkerja, karena setelah tiba disana nanti akan ada serah terima jabatan,"ujarnya.
Robbi menyampaikan, proses penyelanggaran pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat nantinya akan tetap berjalan.
Pihaknya akan tetap mendorong dan menata semua sesuai dengan visi dan misinya.
Sementara itu terkait dengan kegiatan retret di Akmil Magelang memang sedikit menguranggi waktu kerja mereka.
Seharusnya usai pelantikan lalu semua kepala daerah ini langsung pulang ke daerahnya masing-masing untuk serah terima jabatan dan seterusnya.
"Beberapa kepala daerah yang berasal dari sekitar Jawa Tengah ini sudah lakukan, tetapi kita belum karena semua terkonsentrasi ikut retret,"bebernya.
Menurutnya, ada keuntungan ikut retret ini, pasalnya semua kepala daerah mulai dari Gubernur, Bupati dan Wali Kota dari berbagai daerah berkumpul disini.
"Disini kita bisa saling kenal dan berbagi informasi satu sama lainnya. Tentu permasalahan kita dimasing-masing daerah ini berbeda, maka disini kita saling berbagi pengalaman karena ada beberapa kepala daerah ini terpilih kembali walaupun sebagian besarnya baru,"pintanya.
Lanjut Robbi, pada kegiatan retret ini mereka dilatih kedisiplinan untuk bagaimana menghargai waktu setiap harinya.
"Setiap pagi kita bangun jam 04.30 WIB, kemudian langsung ke lapangan ikut senam, sarapan pagi kemudian masuk dalam materi,"pintanya.
Robbi menjelaskan, materi-materi yang disampaikan selama retret ini cukup penting dalam kaitannya dengan penyesuaian dan sinkronisasi antara program pemerintah pusat dengan daerah.
"Jadi, secara keseluruhan retret di Megelang ini memiliki keuntungan yang cukup baik bagi kita untuk bagaimana mengembangkan pemerintahan di daerah,"tuturnya.
Ia menjelaskan, banyak materi yang diberikan selama retret diantaranya terkait dengan pertahanan nasional, nilai kebangsaan dari Lemhannas.
Kemudian terkait dengan perencanaan keuangan yang disampaikan Menteri Keuangan.
"Satu yang menurut saya kurang itu karena wakil kepala daerah itu tidak diikutkan dalam retret ini, harusnya mereka juga ikut dengan kita sejak awal,"cetusnya.
Tambah Robby, padahal dalam pelaksanaan tugas itu dimana Mendagri Tito Carnavian berpesan agar kepala daerah dan wakilnya harus akur hingga akhir jabatan dan ada kerja sama yang baik.
"Harusnya kita mulai dari sini, hanya saja dalam proses pelaksaan retret ini wakil kepala daerah itu baru hanya ikut saat penutupan saja,"pungkas Robbi. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser