Perkuat Literasi di Tapal Batas, 96 Mahasiswa FKIP Uncen KKN di 5 Kampung Keerom

Erianto Pasae • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Tampak para mahasiswa mengikuti proses penerimaan di Aula Kantor Bupati Keerom, Selasa (11/8). (CEPOSONLINE/ERIANTO)
Tampak para mahasiswa mengikuti proses penerimaan di Aula Kantor Bupati Keerom, Selasa (11/8). (CEPOSONLINE/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom secara resmi menerima 96 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih (Uncen).

Rombongan mahasiswa ini akan ditempatkan di lima kampung untuk membantu penguatan literasi dan numerasi masyarakat setempat.

Lima kampung yang menjadi lokasi pengabdian meliputi Kampung Kwimi, Uniyau, Sanggaria, Warbo, dan Arso Kota. Mengusung tema “Kampung Cerdas Digital Berbasis Kearifan Lokal”.

Program KKN ini dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan, mulai 11 Agustus hingga 1 September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Keerom, Linus Pasarang, menerima langsung 96 mahasiswa FKIP Uncen tersebut di Aula Bupati Keerom, Selasa (11/8).

Sekda Linus menilai KKN tematik ini sangat sejalan dengan visi dan program Pemkab Keerom dalam mengakselerasi kualitas pendidikan dan literasi, khususnya di wilayah perbatasan.

"Kami berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar dapat mentransfer ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus untuk dibagikan ke masyarakat," ungkap Linus kepada awak media.

Ia juga menekankan agar para mahasiswa cepat beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka bertugas, serta wajib menjaga etika dan kearifan lokal masyarakat Keerom. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh hanya sekadar mengajar, melainkan juga harus mau belajar.

"Belajar kearifan lokal, bahasa, dan cara hidup masyarakat di kampung. Dengan begitu KKN ini menjadi ajang pertukaran ilmu yang saling menguntungkan," ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Keerom berharap terjalin sinergi yang kuat antara dunia perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat demi mewujudkan Papua Cerdas.

Sementara itu, Ketua Panitia KKN Mandiri FKIP Uncen, Dr. Sirjon S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penempatan 96 mahasiswa di lima kampung tersebut merupakan upaya pemerataan jangkauan pengabdian kampus di wilayah Keerom.

“Ini sudah beberapa kali kami melaksanakan KKN di Kabupaten Keerom. Semester kemarin di Arso Timur, kali ini kami fokuskan di kampung-kampung yang lain yang belum tersentuh oleh kami,” ungkap Sirjon.

Terkait program kerja, Sirjon menegaskan bahwa sasaran utamanya adalah pendidikan dasar, yakni literasi dan numerasi.

“Fokus kami adalah untuk penguatan literasi dan numerasi. Jadi, bagaimana menguatkan literasi dan numerasi dengan tetap memanfaatkan kearifan lokal setempat,” pungkasnya. (eri/wen)

Editor : AdminDua
KEEROM Piter Gusbager