Targetkan Peremajaan 532 Hektar Kelapa Sawit pada 2026

Erianto Pasae • Dipublikasikan Kamis, 7 Mei 2026 | 00:00 WIB
Sekda Keerom, Noak Wasanggai berfoto bersama di Aula Bappeda, Selasa (5/5). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Sekda Keerom, Noak Wasanggai berfoto bersama di Aula Bappeda, Selasa (5/5). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pertanian mulai mensosialisasikan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Keerom, Noak Wasanggai, mewakili Bupati Piter Gusbager di Aula Bappeda, Selasa (5/5).

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Keerom, pengurus Apkasindo, anggota DPRP Papua, serta tokoh adat Keerom.

Total lahan yang diusulkan untuk tahap ini mencapai 532 hektare dengan rincian Kampung Wonorejo 248 hektare, Kampung Bagia 162 hektare, Kampung Naramben 63 hektare, Kampung Traimelyan 59 hektare.

Dalam sambutan Bupati Keerom yang dibacakan oleh Sekda Keerom, Noak Wasanggai menjelaskan bahwa mayoritas tanaman kelapa sawit di Kabupaten Keerom saat ini sudah tidak produktif dan banyak yang mati karena faktor usia. Oleh karena itu, peremajaan sangat diperlukan.

“Program PSR bukan sekadar mengganti tanaman lama dengan bibit baru, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi Kabupaten Keerom,” ungkap Noak.

Lebih lanjut, Noak Wasanggai menjelaskan ada tiga tujuan utama dari pelaksanaan PSR ini. Meningkatkan produktivitas lahan tanpa membuka kawasan hutan baru, menjamin keberlanjutan ekonomi keluarga petani sawit serta emperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Keerom.

Noak menuturkan, perlunya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, DPRK Keerom, Apkasindo, koperasi, hingga perangkat kampung dan petani. Kerja sama ini dibutuhkan untuk memastikan teknis pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala.

“Pemerintah berkomitmen mengawal kelancaran program ini demi meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat dan kesejahteraan di tingkat kampung,” pungkasnya. (eri/wen)

Editor : AdminDua
KEEROM Piter Gusbager