CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom menunjukkan komitmennya dalam mendukung fasilitas pendidikan bagi putra-putri daerah yang tengah menuntut ilmu di luar wilayah.
Di bawah komando Bupati Piter Gusbager, Pemkab Keerom kini bergerak cepat untuk menuntaskan seluruh tahapan pembayaran lahan pembangunan asrama mahasiswa Keerom yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Piter Gusbager pada Selasa (5/4). Ia menyampaikan bahwa proses administrasi pembayaran telah rampung dan siap menyelesaikan pembayaran.
“Dalam bulan ini, tim khusus kami akan segera bertolak ke Manokwari. Agendanya jelas, yaitu penyelesaian tahap akhir pembayaran lahan asrama mahasiswa Keerom,” ungkap Bupati Gusbager.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu mengaku sudah menyiapkan Rp 4 miliar untuk menyelesaikan pembayaran. Pada tahun lalu, Pemkab Keerom telah menyetorkan pembayaran tahap pertama dengan nilai Rp 1 miliar.
“Saya akan menugaskan Sekretaris Daerah bersama Kepala Dinas Perumahan, Pertanahan, dan Pemukiman untuk berangkat ke Manokwari untuk memastikan seluruh prosedur hukum dan administratif tanah asrama tersebut tuntas tanpa kendala,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menjadi jawaban telak atas berbagai spekulasi dan isu miring yang sempat berkembang di masyarakat mengenai ketidakseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas asrama.
“Jadi, saya tegaskan tidak perlu ada lagi diskusi atau informasi simpang siur yang menyebut Pemda tidak berkomitmen. Anggarannya sudah tersedia di dalam DPA. Barang ini ada, uangnya ada, tinggal kita serahkan secara resmi,” ucapnya.
Alumnus The University of Melbourne, Australia itu juga membeberkan bahwa setelah status kepemilikan tanah benar-benar tuntas, pemerintah akan segera melakukan pembangunan fisik.
“Begitu pembayaran tanah ini selesai di bulan ini, maka tahun depan kita langsung bangun fisik asrama mahasiswa Keerom di Papua Barat,” pungkasnya. (*)
Editor : AdminDua