Bupati Gusbager Lepas 18 Jemaah Haji Keerom

Erianto Pasae • Dipublikasikan Rabu, 29 April 2026 | 00:00 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi Wakil Bupati, Daud saat melepas jamaah haji Keerom, Rabu (29/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi Wakil Bupati, Daud saat melepas jamaah haji Keerom, Rabu (29/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, secara resmi melepas keberangkatan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Keerom. Acara pelepasan ini dirangkaikan dengan peresmian Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Keerom pada Rabu (29/4/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Keerom, Daud, jajaran pejabat Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom.

Pada tahun ini, Kabupaten Keerom memberangkatkan sebanyak 18 orang jemaah yang telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan kesehatan. 

Rombongan jamaah ini lebih dulu akan berangkat dari Kabupaten Keerom menuju Makasar pada 7 Mei 2026, dan berangkat dari Makasar menuju Mekkah Arab Saudi pada 10 Mei 2026, kemudian kembali ke tanah air pada 21 Juni 2026.

Selain melepas jemaah, Bupati Gusbager juga meresmikan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Keerom pada Rabu (29/4).

Fasilitas ini dibangun untuk mempermudah koordinasi, pendaftaran, dan pembinaan bagi calon jemaah haji di masa mendatang, mengingat antrean jemaah yang terus bertambah setiap tahunnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gusbager memberikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang telah mendapatkan kesempatan berangkat tahun ini. Ia menekankan bahwa momen ini merupakan hasil dari penantian panjang dan kesabaran para jemaah.

“Hari ini adalah hari istimewa bagi Bapak dan Ibu sekalian. Setelah menanti dengan penuh kesabaran dan doa, Bapak dan Ibu terpilih untuk memenuhi panggilan suci menuju tanah suci Makkah dan Madinah,” ungkap Bupati Gusbager.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Tuhan.

Bupati berharap nilai-nilai yang didapat selama di tanah suci dapat membawa dampak positif bagi lingkungan sosial di Kabupaten Keerom.

“Ibadah haji adalah ritual yang mengajarkan arti penting ketaatan. Hikmat ini harus kita ambil untuk selanjutnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Tujuannya adalah agar tercipta ketundukan, kepasrahan, dan keikhlasan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi banyak orang di daerah kita,” pungkasnya. (eri).

Editor : AdminDua
KEEROM jemaah haji Piter Gusbager