CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Tim Persiker Keerom telah bertolak ke Kota Solo, Jawa Tengah untuk memulai pemusatan latihan jelang bergulirnya putaran nasional Liga 4 2025/2026.
Anis Nabar dan kawan-kawan telah bertolak meninggalkan Kota Jayapura pada Sabtu (18/4) kemarin. Seluruh pemain diboyong ke Kota Batik.
Bupati Keerom, Piter Gusbager yang juga merupakan Ketua Umum Persiker Keerom mengatakan bahwa manajemen sangat serius menatap seri nasional.
Tak tanggung-tanggung, para penggawa Badai Perbatasan dinerengkatkan lebih awal ke Kota Solo untuk melakukan pemusatan latihan lebih intens.
Piter Gusbager juga menyebutkan, berdasarkan hasil evaluasi manajemen, Persiker resmi menambah empat pemain baru untuk memperdalam komposisi tim. Para pemain ini direkrut dari tim-tim yang menjadi lawan Persiker saat bertanding di Stadion Barnabas Youwe pada level Papua sebelumnya.
Empat pemain baru yang diboyong oleh Persiker merupakan pemain yang berposisi penjaga gawang, gelandang dan penyerang. Langkah ini dilakukan oleh manajemen untuk siap bersaing di level nasional yang mulai digelar awal Mei mendatang.
Selama di Kota Solo, Persiker berencana melakukan beberapa agenda ujicoba dengan tim sepadan maupun tim yang ada di atas mereka.
“Sebelum memulai kompetisi, Persiker akan menjalani beberapa kali pertandingan uji coba untuk mematangkan strategi dan kesiapan fisik pemain di lapangan,” ungkap Piter Gusbager kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (18/4).
Drawing pembagian grup 64 besar nasional yang rencananya akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (20/4) kembali ditunda dalam beberapa hari kedepan.
Terkait calon lawan di putaran nasional, Piter Gusbager menegaskan Persiker siap menghadapi tim mana pun. Namun, ia berharap tim-tim asal Papua tidak bertemu terlalu dini di fase awal kompetisi.
"Harapan kami adalah semua tim Papua memiliki peluang untuk bersaing dari babak 32 besar hingga 16 besar. Kita ingin ada perwakilan Papua yang terus melaju," ujar Piter.
Piter Gusbager juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, DPRD Keerom, tokoh adat, serta para sponsor dan donatur. (eri/wen)
Editor : AdminDua