Bupati Keerom: Guru dan Kepala Sekolah Malas Akan Diistirahatkan!

Erianto Pasae • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 00:00 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan sambutannya dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Keerom ke-23 yang dipusatkan di halaman Kantor Distrik Arso Timur, Minggu (12/4/2026) (CEPOSONLINE/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan sambutannya dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Keerom ke-23 yang dipusatkan di halaman Kantor Distrik Arso Timur, Minggu (12/4/2026) (CEPOSONLINE/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Selain menyerahkan SK CPNS kepada 462 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 . Bupati Keerom, Piter Gusbager juga mengumumkan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada 202 orang dinyatakan lulus 100 persen.

Tentu kabar baik dan menjadi kado bagi mereka, sebab pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gusbager dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Keerom ke-23 yang dipusatkan di halaman Kantor Distrik Arso Timur, Minggu (12/4/2026).

Sebagian besar dari mereka merupakan profesi guru. Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Negeri Tapal Batas.

“Kita terus membangun pendidikan. Kita mengangkat guru-guru. Saya tadi baru mengumumkan kelulusan 202 P3K, silakan dicek di akun masing-masing,” ungkap Bupati Gusbager dalam sambutannya.

Bupati dua periode itu menyebutkan bahwa Pemerintah berkomitmen menjamin ketersediaan tenaga guru di seluruh wilayah, mulai dari Distrik Skanto hingga Distrik Towe.

“Untuk kebutuhan guru kita akan suplai dari Skanto sampai Towe, tidak boleh ada sekolah yang tidak ada guru. Kita tambah guru-guru bagi sekolah yang kurang guru,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada para guru hingga kepada sekolah yang malas.

“Guru-guru yang malas kita akan evaluasi, kepala sekolah yang malas kita akan evaluasi juga, catat ini,” tegasnya.

Dalam momen ini, Bupati Gusbager juga menyerahkan bantuan motor trail kepada beberapa guru yang ada di SMPN Yetty, SDN Bias, SDN Ampas dan SDN Amyu. Langkah ini dilakukan untuk menunjang pelayanan pendidikan benar-benar terlaksana dengan baik hingga pelosok.

Bupati Gusbager bukan kali ini menyerahkan bantuan tersebut, namun ini sudah menjadi rutinitas dalam setiap melakukan kunjungan kerja ke setiap kampung atau distrik. (*)

Editor : AdminDua
KEEROM Piter Gusbager