JAYAPURA - Tim kebanggaan masyarakat "Negeri Tapal Batas", Persiker Keerom, kembali melakukan uji coba dengan Persipura U-20 di Stadion Mandala.
Laga yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini menjadi sinyal kuat kesiapan Persiker menatap Liga 4 Zona Papua musim 2025/2026.
Meski berakhir seri, performa anak-anak asuh Elie Aiboy mulai mencuri perhatian. Ketua Umum Persiker Keerom, Piter Gusbager, yang hadir langsung menyaksikan laga tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas progres mental dan fisik para pemain.
"Sepak bola itu seni. Saya berpesan kepada anak-anak untuk bermain seperti sedang menciptakan karya seni. Nikmati permainannya dan bermainlah dengan baik," ungkap Piter Gusbager usai laga.
Ia mencatat adanya peningkatan signifikan dibandingkan penampilan sebelumnya. Menurutnya, Persiker kali ini tampil dominan dengan menciptakan setidaknya delapan peluang emas.
Meski evaluasi tetap akan dilakukan, hasil ini dianggap sebagai modal kepercayaan diri yang besar bagi Anis Nabar dan kawan-kawan.
Kata Gusbager, Persiker bukan sekadar klub sepak bola, melainkan wadah pembangunan karakter generasi muda di Kabupaten Keerom.
Bupati Keerom itu menegaskan pentingnya pembinaan olahraga agar pemuda Keerom terhindar dari kegiatan negatif.
"Hasil hari ini membuat masyarakat Keerom bangga. Kita punya masa depan di tim ini. Persiker adalah bagian dari visi besar pembangunan Kabupaten Keerom," tambahnya.
Dengan sisa waktu sekitar lima hari menuju kompetisi resmi Liga 4, manajemen Persiker Keerom kini fokus mematangkan strategi. Target yang dipasang pun tidak main-main.
"Saya mohon doa restu dari seluruh masyarakat Keerom. Dengan dukungan dan doa kalian, saya yakin Persiker bisa meraih target kita untuk juara zona Papua,” pungkasnya. (*).
Editor : AdminDua