CEPOSONLINE.COM, SENTANI - Sejumlah orang tua calon peserta didik baru mendatangi SMP Negeri 2 Sentani untuk mempertanyakan proses Penerimaan Peserta Didik Baru yang dinilai tidak transparan.
Mereka tampak mengantre di depan gerbang sekolah sambil menunggu penjelasan dari pihak sekolah terkait kuota penerimaan siswa baru.
Salah seorang orang tua murid, Paul Maryen, mengaku kecewa dengan sistem pendaftaran berbasis online yang diterapkan pada proses PPDB tahun ini.
“Jelas-jelas kami sudah membuka link pendaftaran dan mengisi formulir. Di dalam formulir itu ada delapan tahapan persyaratan yang harus diisi. Kami sudah mengisinya satu per satu, tetapi saat akan mengirim, muncul pemberitahuan bahwa pendaftaran sudah ditutup,” ujarnya.
Menurut Paul, para orang tua berharap pihak sekolah memberikan penjelasan secara langsung mengenai mekanisme penerimaan siswa baru, termasuk apakah masih ada tahapan atau kebijakan lanjutan yang dapat diikuti oleh calon peserta didik.
“Kami sudah mencoba mendaftar sejak pukul 07.00 WIT. Di papan pengumuman SMP Negeri 2 Sentani juga tertulis ada tes online dan offline. Kalau bisa, sistem pendaftarannya juga dibuat seperti itu agar semua calon siswa memiliki kesempatan yang sama,” katanya.
Ia mengusulkan agar seluruh calon siswa diberikan kesempatan mengikuti tes seleksi terlebih dahulu, kemudian hasil tes dijadikan dasar dalam menentukan peserta didik yang diterima.
“Dengan begitu, orang tua bisa mengetahui secara langsung hasil seleksi dan merasa lebih puas karena prosesnya terbuka dan adil,” tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, para orang tua bersama calon peserta didik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak SMP Negeri 2 Sentani terkait mekanisme dan kuota penerimaan siswa baru yang sedang berlangsung.
Sementara itu, pihak SMP Negeri 2 Sentani, sampai dengan berita ini diturunkan belum memberikan keterangan terkait permintaan para orang tua tersebut
(*)