CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak lsembarangan melakukan pergantian bendahara.
Menurutnya, bendahara merupakan jabatan yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan, administrasi, serta pelaporan anggaran di setiap OPD.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran triwulan II di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Selasa (4/8/2026).
Dari hasil evaluasi tersebut, salah satu faktor yang dinilai memengaruhi lambatnya realisasi anggaran di sejumlah OPD adalah sering terjadinya pergantian bendahara.
Abisai menegaskan bahwa pergantian pejabat dalam struktur OPD, termasuk bendahara, tidak boleh dilakukan semata-mata berdasarkan keinginan pimpinan perangkat daerah. Setiap pergantian harus melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan.
"Jangan lagi gonta-ganti bendahara. Jabatan bendahara itu sangat strategis karena berkaitan dengan pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran. Semua harus mengikuti mekanisme yang berlaku," tegasnya.
Ia meminta setiap pimpinan OPD membangun koordinasi yang baik dengan perangkat daerah teknis maupun pimpinan pemerintah sebelum mengusulkan pergantian bendahara atau pejabat lainnya.
Langkah tersebut penting agar tidak mengganggu sistem administrasi dan pelaksanaan program yang sedang berjalan.
Menurut Abisai, pergantian bendahara tanpa alasan yang jelas justru dapat menghambat proses administrasi keuangan, memperlambat penyerapan anggaran, serta berdampak pada rendahnya capaian realisasi anggaran.
Karena itu, ia menginstruksikan seluruh OPD untuk tidak lagi melakukan pergantian bendahara tanpa dasar yang kuat.
Jika memang diperlukan, pergantian harus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku agar tata kelola keuangan daerah tetap berjalan efektif dan target realisasi anggaran dapat tercapai sesuai jadwal.(*)
Editor : Abdel Gamel Naser