Dari Cuci Tangan hingga Pilih Jajanan Sehat

Mustakim Ali • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 12:04 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Rustan Saru saat memberikan ketarangan kepada awak media usai kegiatan yang berlangsung di Kotaraja, Rabu (22/7/2026).(Takim/CEPOSONLINE.COM)
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Rustan Saru saat memberikan ketarangan kepada awak media usai kegiatan yang berlangsung di Kotaraja, Rabu (22/7/2026).(Takim/CEPOSONLINE.COM)

 CEPOONLINE.COM, JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Rustan Saru mengajak para peserta program Dokter Kecil Binaan untuk menjadi teladan dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah maupun keluarga.

 

Hal tersebut disampaikan Rustan Saru saat membuka kegiatan pembinaan Dokter Kecil yang merupakan kolaborasi Dompet Dhuafa Papua, BPP, dan Gramedia dalam rangka mendukung terwujudnya Anak Indonesia Sehat yang berlangsung di Kotaraja, Rabu (22/7/2026).

 

Menurut Rustan, program tersebut memberikan ruang bagi siswa sekolah dasar untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai pola hidup sehat sejak usia dini, sehingga nantinya mampu menjadi agen perubahan di sekolah.

 

"Anak-anak yang mengikuti pelatihan ini diharapkan menjadi role model dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga," ujarnya.

 

Ia menilai masih banyak anak yang belum terbiasa menerapkan kebiasaan hidup sehat, mulai dari cara mencuci tangan, menyikat gigi, hingga memilih jajanan yang sehat di lingkungan sekolah. Karena itu, melalui pelatihan tersebut para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri.

 

"Melalui pelatihan ini mereka akan tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar, menyikat gigi yang benar, serta memilih makanan yang sehat. Jika tubuh sehat dan makanan bergizi terpenuhi, maka anak-anak juga akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas," katanya.

 

Rustan menegaskan, Pemerintah Kota Jayapura memiliki komitmen menciptakan pendidikan dasar yang unggul, produktif, dan berkarakter. Menurutnya, tujuan tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia Sehat melalui pembentukan generasi yang berpengetahuan, inovatif, produktif, serta memiliki akhlak dan karakter yang baik.

 

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang kegiatan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Harus ada perubahan perilaku setelah mengikuti pelatihan. Misalnya, sebelumnya menggunakan botol plastik sekali pakai, setelah pelatihan mulai menggunakan tumbler. Sebelumnya belum terbiasa mencuci tangan, kini menjadi kebiasaan. Sebelumnya kurang rapi, sekarang lebih rapi. Itu berarti pelatihan ini memberikan dampak nyata," jelasnya.

 

Rustan juga menekankan pentingnya peran guru pendamping dan kepala sekolah dalam membimbing para Dokter Kecil agar mampu mengajak teman-teman sebayanya menerapkan PHBS.

 

"Anak-anak biasanya lebih mudah menerima ajakan dari teman sebayanya. Karena itu, Dokter Kecil ini diharapkan menjadi penyambung pesan kesehatan di sekolah sehingga semakin banyak siswa yang menerapkan pola hidup bersih dan sehat," tuturnya.

 

Ia optimistis, apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, para Dokter Kecil akan menjadi pelopor perubahan perilaku sehat yang memberikan manfaat tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi Kota Jayapura dalam mendukung terwujudnya Indonesia Sehat.(*)

 

Editor : Lucky Ireeuw
Sumber : ceposonline.com, kota jayapura, rustan saru
Ceposonline.com kota jayapura rustan saru