CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru, mengakui bahwa masih banyak aparatur sipil negara (ASN) di tingkat bawah yang belum menunjukkan kinerja pelayanan publik secara optimal.
Ia menilai, beberapa oknum ASN justru masih mempersulit masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
"Penduduk kita di Kota Jayapura semakin banyak, jumlah terus bertambah, sehingga muncul berbagai masalah dan persoalan yang kita hadapi, terutama di tempat pelayanan publik kita ditingkat bawah,"ucap H.Rustan Saru saat memimpin apel gabungan ASN di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (8/12/2025).
Menurut H.Rustan Saru, kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pembinaan terhadap ASN belum sepenuhnya berhasil.
“Kita masih gagal membina ASN agar benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat,”ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan memperketat pengawasan serta memberikan pembinaan lebih intensif kepada para ASN agar pelayanan publik dapat berjalan cepat, mudah, dan transparan.
"Saya minta Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pembina ASN agar lakukan perbaikan terhadap kinerja pegawai,"tegasnya.
Rustan Saru juga mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat merasa dipersulit. ASN harus hadir untuk membantu, bukan menghambat,”tegas Politisi PAN ini.
Sambung H.Rustan Saru bahwa, pihaknya berencana melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja aparatur di seluruh tingkat layanan, termasuk Kelurahan dan Distrik.
Hal ini guna memastikan standar pelayanan publik dapat meningkat sesuai harapan masyarakat.
"Mungkin Kepala Dinasnya bagus, tetapi harus diakui bahwa masih ada oknum-oknum ASN dibawah yang mempersulit masyarakat. Bahkan mereka meminta sesuatu kepada masyarakat,"terangnya.
Pihaknya kini meminta agar kebiasan-kebiasan buruk ASN ini harus diperbaikki baik di tingkat Kelurahan, Distrik, Puskesmas, Rumah Sakit dan OPD.
"Saya ingatkan agar ASN di Pemkot ini harus berkerja profesional, jangan sampai masyarakat marah dan membuat viral Pemerintah di media sosial. Ingat bahwa ASN adalah garda terdepan pada pelayanan publik," tutup H.Rustan Saru. (*).
Editor : Agung Trihandono