Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Ratusan Ton Sampah Muncul Tiap Hari di Kota Jayapura, Ini Penyumbang Terbesarnya

Jimianus Karlodi • Senin, 24 Maret 2025 | 13:36 WIB
Photo
Photo

Armada truk yang dikerahkan untuk mengakut sampah yang dikumpulkan dalam kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional di Pantai Holtekamp belum lama ini. (Ceposonline.com/Jimi) 

 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA_Masalah pengelolaan sampah di Kota Jayapura hingga kini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang cukup pelik. Saking banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan dan terus mengalami peningkatan. Pemerintah membutuhkan biaya lebih, baik untuk penambahan armada pengangkut sampah, petugas maupuan operasional pengelolaan sampah. 

  Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, tercatat kota Jayapura menyumbangkan sampah mencapai 242 ton perhari. Dimana, sektor rumah tangga menjadi sumber atau penyumbang sampah yang paling besar.

   Hal ini bukan sesuatu yang aneh, sebab di jumlah populasi di Kota Jayapura saat ini kurang lebih mencapai 404.799 jiwa. Tiap hari, setiap individu pasti memproduksi sampah. Meski hanya, namun bila diakumulasikan dengan jumlah penduduk, dan jumlah hari tentu bisa dibayangkan berapa sampah yang muncul di Kota Jayapura ini. 

 "Jumlah penduduk kita sekarang ini di Kota Jayapura kurang lebih mencapai 404.799 jiwa dengan volume sampah 242 ton per hari," kata Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Jayapura, Agustinus Jitmau ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (22/3).

  Jika dibandingkan dengan dua tahun yang lalu, yakni tahun 2023, timbulan sampah di Kota Jayapura tercatat sebanyak 241 ton per hari. Jumlah ini, kemundian naik satu ton pada tahun 2024-2025, kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat jika tidak diatasi dengan cepat.

   Karena menjadi penyumbang sampah terbesar, sektor-sektor rumah tangga mendapat perhatian khusus dari Pemkot Jayapura. Salah satu upaya untuk menekan produksi sampah, Pemkot menghimbau masyarakat untuk mengurangi pemakaian air botol kemasan yang dibeli dari toko.

  Dengan diterapkannya gerakan ini dari Pemkot, Agustinus berharap dapat mengurangi volume sampah setiap harinya di Kota Jayapura. "Setiap sampah yang dihasilkan kemudian disetorkan ke bank sampah yang tersedia, sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) oleh petugas," jelasnya.(*) 

Editor : Agung Trihandono
#papua #Ceposonline.com #Jayapura #SAMPAH