CEPOSONLINE.COM, WAMENA- Pemkab Jayawijaya secara resmi membuka pelatihan selama 21 hari bagi 76 Siswa -siswi SMA/SMK dari 15 sekolah yang ada di wilayah itu, guna menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. Rabu (22/7/2026).
Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan calon anggota Paskibra Kabupaten Jayawijaya tahun 2026 adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melewati proses seleksi ketat dan objektif, oleh karena itu, perlu diingat bahwa menjadi anggota paskibraka bukan sekadar kebanggaan saja.
"Menjadi anggota Paskibra sebuah kehormatan serta memiliki tanggung jawab yang besar demi berkibarnya sang merah putih pada hari kemerdekaan republik indonesia, tanggal 17 Agustus nanti."ungkapnya saat melakukan apel bersama 76 anggota paskibra dan pelatih.
Pendidikan dan pelatihan yang dimulai hari ini bukan sekadar latihan fisik atau baris-berbaris semata, tetapi sebagai tempat penggemblengan untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, dan nasionalisme, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, bermoral, dan berjiwa kepemimpinan.
"Disamping itu juga melahirkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing tinggi, saya ingin menitipkan beberapa pesan penting selama menjalani masa pelatihan Pertama, jaga kesehatan dan fisik, istirahat yang cukup dan patuhi seluruh protokol kesehatan."kata Bupati Murib
Kedua, fokus dan konsentrasi, singkirkan hal-hal yang dapat mengganggu fokus belajar dan berlatih. Ketiga, patuhi instruksi, dengarkan dan laksanakan setiap arahan dari para pelatih dengan disiplin tinggi. Dan yang terakhir, bangun kebersamaan, jaga kekompakan serta rasa kekeluargaan antar sesama peserta.
"Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada dinas terkait, pembina, panitia, pelatih, serta tim medis, terima kasih atas pengorbanan waktu, tenaga dan kesabarannya dalam membina putra-putri terbaik daerah." tutupnya Mantan Dandim 1702/Jayawijaya. (*)
Editor : Lucky Ireeuw