Delapan Tahun Dinanti, GPdP Waropen Akhirnya Dibangun dengan Peletakan Batu Pertama oleh Bupati FX Mote

CEPOSONLINE.COM, WAROPEN — Pergumulan panjang selama delapan tahun jemaat Gereja Pentakosta di Papua (GPdP) Jemaat Alfa Omega Community di Kampung Sanggei, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, akhirnya membuahkan hasil. Ditandai dengan peletakan batu penjuru pada Senin (8/6) sore, pembangunan gedung gereja permanen tersebut resmi dimulai.
Prosesi sakral ini dilakukan secara kolaboratif oleh Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, Ketua Dewan Adat Sanggei, Kepala Kampung Sanggei, serta Ketua GPdP Provinsi Papua, Pdt. Yehuda Buinei, S.Th. Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh para tokoh agama, tokoh adat, dan puluhan jemaat setempat dengan penuh sukacita.
Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada pemilik hak ulayat yang telah menghibahkan tanahnya tanpa pamrih demi pembangunan rumah ibadah tersebut. Bagi Mote, kerelaan melepas tanah adat ini adalah bentuk nyata dari iman yang kuat.
“Ini adalah bukti iman dan kasih yang luar biasa. Pembangunan gereja ini hendaknya dimaknai sebagai awal dari perjalanan panjang untuk membangun kehidupan rohani dan sosial masyarakat,” ujar Bupati F.X Mote.
Lebih lanjut, Mote menegaskan filosofi pembangunan di Kabupaten Waropen yang tidak bisa lepas dari ikatan tiga pilar utama: Pemerintah, Gereja, dan Adat.



