Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadirkan Ratusan Siswa SMA, KPU Keerom Gelar Pentas Seni Pemilih Pemula

Y
Penulis: Yohanes Palen❯

 

Ketua KPU Kabupaten Keerom, Merlianus Gobai bersama anggota saat foto bersama dengan para siswa saat pentas seni pemilih pemula di Aula Pramuka Arso, Kabupaten Keerom, Senin (28/10/2024).
Ketua KPU Kabupaten Keerom, Merlianus Gobai bersama anggota saat foto bersama dengan para siswa saat pentas seni pemilih pemula di Aula Pramuka Arso, Kabupaten Keerom, Senin (28/10/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Keerom melakukan pentas seni pemilih pemula yang dilaksanakan di Aula Pramuka Arso, Kabupaten Keerom, Senin (28/10/2024) pagi.


Advertisement

Acara yang dihadiri oleh ratusan siswa pelajar dari berbagai sekolah SMA di Kabupaten Keerom ini dengan menghadirkan 2 pemateri, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Dukcapil Kabupaten Keerom.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada pemilih pemula dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Keerom," ucap Ketua KPU Keerom, Merlianus Gobai.

Merlianus Gobay menyampaikan, generasi muda perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi mereka pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Keerom.

Advertisement

Ia pun berharap 90 persen pemilih pemula di Kabupaten Keerom harus ikut memilih.

"Jangan sampai pemilih pemula ini mereka Golput, harus bisa menyalurkan hak pilihnya," ujarnya.

Gobay juga meminta agar pemilih pemula harus lebih cerdas, mereka harus bisa memilih sesuai hati nuraninya.

Advertisement

Selain itu jangan karena ada ajakan politik uang dan sebagainya, tetapi bisa memberikan hak suaranya tanpa ada paksaan siapapun.

"Sekarang ini kami KPU Keerom tengah gencar melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula ," bebernya.

Adapun KPU Keerom mengemas sosialisasi pemilih pemula tersebut melalui program KPU Keerom Goes To School, dengan sasaran ke semua sekolah-sekolah SMA.

"Ini kita lakukan dalam upaya partisipasi pemilih pemula dalam menyongsong pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Keerom," tegasnya.

Gobay menjelaskan, KPU Keerom kini menargetkan 80-90 persen dari partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Keerom di tahun 2024.

Sehingga pihaknya memastikan baik pemilih pemula dan pemilih yang sudah pernah menyalurkan hak pilihnya tidak Golput.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi di Lapas, Tokoh adat, perempuan dan pemuda.

Sementara itu jumlah pemilih pemula di Kabupaten Keerom mencapai 30 persen.

"Jadi, dari 52 ribu jumlah pemilih di Kabupaten Keerom, 30 persennya itu pemilih pemula," terangnya.

Lanjut Gobay, Pilkada di Kabupaten Keerom harus sukses baik dari sisi penyelenggaraanya maupun partisipasi pemilihnya.

"Pemilih pemula ini adalah generasi masa depan bangsa ini, sehingga mereka harus bisa membuat perubahan di Kabupaten Keerom, salah satunya dengan berpastisipasi pada Pilkada Keerom dengan menyalurkan hak pilihnya,"tambah Gobay.

Ditanya masih banyaknya pemilih pemula yang belum memiliki KTP dan menjadi kendala mereka tidak bisa ikut memilih, Gobay mengatakan, pihaknya telah berkerja sama dengan Dukcapil Kabupaten Keerom untuk menfasilitasi perekaman E-KTP.

Gobay menjelaskan, partisipasi pemilih pemula ini sangat penting, karena memiliki potensi untuk menyegarkan demokrasi dengan energi dan perspektif baru di Kabupaten Keerom.

Sementara itu terkait dengan perkembangan tahapan Pilkada Keerom, Gobay menyampaikan, jika sekarang ini sedang dalam tahapan masa kampanye.

"Untuk data pemilih semua sudah rampung, demikian logistik untuk surat suaranya sudah tiba dan telah disimpan rapi digudang KPU," pintanya.

Tambah Gobay, untuk bahan Alat Peraga Kampanye (APK) juga sudah tiba, namun ada beberapa peralatan lainya untuk kebutuhan diluar TPS dalam waktu dekat kedepan semua sudah tiba.

"Untuk surat suara dalam waktu dekat kita sudah lakukan pelipatan, kita pastikan semuanya proses tahapan Pilkada Keerom ini tepat waktu dan sesuai jadwal,"tutup Gobai. (*)

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

Meski berada di pinggiran Kota Jayapura, kehidupan sepasang suami istri Elieser Pepuho dan Milka Ongge ternyata jauh dari hiruk pikuk.

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi.

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika mengevakuasi seorang pria paruh baya berinisial H.S.P. (45) yang ditemukan meninggal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer