Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Calon Wakil Gubernur Papua Selatan Petrus Safan Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

Y
Penulis: Yulius Sulo❯


Advertisement

Jenazah Calin Wakil Gubernur Papua Selatan Petrus Safan.
Jenazah Calin Wakil Gubernur Papua Selatan Petrus Safan.

CEPOSONLINE. COM, MERAUKE- Calon Wakil Gubernur Papua Selatan Petrus Safan menghbuskan nafasnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke sekitar pukul 15.30 WIT setelah sempat di rawat di ruang ICCU.

Diduga Petrus meninggal dunia karena kelelahan.

Advertisement

Humas RSUD Merauke Paul Kalalo menjelaskan bahwa sebelumnya Petrus dirawat di Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSPP) Merauke selama 2 hari.

Kemudian ia dirujuk ke RSUD Merauke pada Sabtu sekitar pukul 10.00 WIT.

"Jadi almarhum masuk ke RSUD Merauke, dirujuk dari RSPP Merauke sekitar pukul 10.00 WIT tadi, " jelasnya.

Advertisement

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian almarhum tersebut.

Namun menurut Paul Kalalo, almarhum menjalani perawatan karena kelelahan.

"Di buka (catatan media, red) beliau seperti itu (kelelahan) karena mengikuti kegiatan yang cukup padat sebelum penetapan maupun setelah penetapan."

"Tapi karena beliau sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan, hal diluar kendali kita, " jelasnya.

Paul menyebut tidak ada riwayat jantung dari almarhum.

Namun untuk memastikan  kematian almarhum tersebut harus lewat otopsi.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, selanjutnya jenazah Petrus Safan dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Merauke untuk dilakukan visum, dimandikan dan dipasangkan pakaian.

Setelah itu, jenazah kemudian dibawa ke sekretariat Pemekaran Papua Selatan Jalan Ahmad Yani untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah akan dibawa ke Kabupaten Asmat untuk dimakamkan.

Calon wakil gubernur Papua Selatan Petrus Safan berpasangan dengan calon gubernur Papua Selatan Darius Gebze.

Pada penarikan nomor undian, calon pasangan Gubernur Papua Selatan yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan Hanura tersebut mendapat nomor urut 1. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

Meski berada di pinggiran Kota Jayapura, kehidupan sepasang suami istri Elieser Pepuho dan Milka Ongge ternyata jauh dari hiruk pikuk.

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi.

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika mengevakuasi seorang pria paruh baya berinisial H.S.P. (45) yang ditemukan meninggal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer