Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Frans Pekey: Saya Akan Terus Mengabdi Untuk Kota Jayapura

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Frans Pekey (Foto: HANS PALEN/CEPOSONLINE.COM)
Frans Pekey (Foto: HANS PALEN/CEPOSONLINE.COM)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Frans Pekey kini resmi mengakhiri karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Jayapura.


Advertisement

Adapun Frans Pekey telah pensiun dini setelah mengabdi selama kurang lebih 30 tahun di Pemerintahan Kota Jayapura.

Frans Pekey pensiun dini dari ASN dengan jabatan terakhirnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura.

Pria yang sangat akrab dengan awak media ini mengakhiri karirnya sebagai birokrat karena dirinya kini maju pada Pilkada Kota Jayapura.

Advertisement

Ia kini sudah ditetapkan oleh KPU Kota Jayapura sebagai salah satu Bakal Calon Wali Kota Jayapura berpasangan dengan H. Mansur.

"Ya, setelah tamat SMP di Paniai saya datang ke Jayapura pada bulan Juli tahun 1984 dan sudah 40 tahun saya ada di Kota Jayapura,"ungkap Frans Pekey.

Frans Pekey, sebagai ASN di Pemerintahan Kota Jayapura ia telah berkarir selama 30 tahun.

Advertisement

"Sebagai ASN saya sudah 30 tahun mengabdi, itu sejak tahun 1994 sampai sekarang,"terangnya.

Frans Pekey mengaku, perjalanan hidupnya sebagian besar dihabiskan di Kota Jayapura.

Kemudian dalam perjalanan karir 30 tahun sebagai ASN itu, ia melihat Kota Jayapura telah memberikan segalanya bagi dirinya dan keluarga.

Oleh karena itu dirinya merasa senang dan sukacita, bahagia dan juga memiliki sebuah prestasi yang menjadi kebanggaan baginya ketika berada di Kota Jayapura.

"Saya dan keluarga tetap ada di Kota Port Numbay ini, meskipun dari karir birokrasi saya sudah pensiun dini, hubungannya dengan saya maju pada Pilkada Kota Jayapura,"ujarnya.

Sambung Pekey, jika Kota Jayapura telah memberikan segalanya bagi perjalanan karir dan kehidupan keluarganya selama ini.

"Jadi, saya akan terus mengabdi di Kota Jayapura ini, walapun itu dilakukan diluar dari lembaga Pemerintahan,"tegasnya.

Lanjut Frans Pekey, tentunya dirinya akan bersyukur apabila nanti pada Pilkada Kota Jayapura ia dipercayakan atau dipilih warga Kota Jayapura sebagai Wali Kota, sehingga ia bisa melanjutkan pembangunan Pemerintahan di Kota ini.

Kalaupun tidak terpilih ia tetap mengabdi di Kota Jayapura sesuai kamampuan dan kompetisi pada dirinya pada bidang yang lainnya.

"Mudah-mudahan apa yang saya perjuangkan diberkati Tuhan dan tentunya saya dan keluarga selalu bersyukur setiap saat. Mari kita tetap jaga Kota Jayapura agar tetap aman dan damai dari masalah dan tentu ini harapan kita bersama,"tutup Frans Pekey. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

Meski berada di pinggiran Kota Jayapura, kehidupan sepasang suami istri Elieser Pepuho dan Milka Ongge ternyata jauh dari hiruk pikuk.

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi.

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika mengevakuasi seorang pria paruh baya berinisial H.S.P. (45) yang ditemukan meninggal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer