Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Kursi Roda Pemilik Negeri Beri Kode Jempol, Ada Apa?

A
Penulis: Abdel Gamel Naser❯
Boy Markus Dawir dan keluarga saat menyambangi Ondoafi Engros - Tobati, Herman Hamadi di Entropi, Senin (2/09/2024).Foto Tim BMD
Boy Markus Dawir dan keluarga saat menyambangi Ondoafi Engros - Tobati, Herman Hamadi di Entropi, Senin (2/09/2024).Foto Tim BMD

CEPOSONLINE, JAYAPURA - Setelah melakukan pendaftaran, pasangan Boy Markus Dawir (BMD) - Dipo Wibowo mulai melakukan road show menyambangi tokoh-tokoh. Satu yang Senin (2/09/2024) didatangi adalah sosok Ondoafi Besar Tobati - Engros Herman R Hamadi di kediamannya, Jalan Sumber Air 1 Entrop, Kota Jayapura.


Advertisement

  Ini seperti napak tilas BMD pada Pemilu Walikota sebelumnya dimana ia memulai dengan meminta doa dan dukungan Ondoafi, Herman Hamadi. "Sebagai warga adat Engris Tobati di Port Numbay saya kembali  berpamitan dengan Ondoafi pak Herman. Saya  harus meminta restu adat dan puji Tuhan tadi bisa langsung ketemu dengan beliau. Saya bertemu beliau  dan disambut hangat keluarga," kata BMD dalam rilisnya. Boy menyebut selama ondoafi masih hidup, maka kami semua warga adat Tobati - Enggros harus tunduk dan taat kepada ondoafi.

  Kunjungan ini ternyata langsung mendapatkan restu dari dimana ada jari jempol yang dinaikkan oleh si pemilik negeri. "Beliau sudah berusia 86 tahun dan sedang kurang sehat sehingga tidak bisa dipaksakan untuk ngobrol. Tapi tadi beliau memberi jempol  dan saya berterimakasih," tambahnya. Boy menyimpulkan bahwa jempol ini artinya tanda setuju dan direstui.

  "Kami senang beliau memberi jawaban seperti itu, saya kira sama-sama dalam jempol itu," ujarnya.  Untuk itu, BMD meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat adat Tobati Enggros dan masyarakat di Kota Jayapura untuk  maju dalam Pilkada Walikota 2024 ini. "Di Jayapura ada anak adat Tobati Enggros yang maju dalam Pilkada tahun 2024 yakni Benhur Tomi Mano sebagai calon Gubernur Papua dan saya sendiri sebagai calon Wali Kota Jayapura semoga kami bisa diterima dan terus mendapat  dukungan untuk tujuan yang mulia," tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

26 Tahun Bertahan dengan Satu Lampu

Meski berada di pinggiran Kota Jayapura, kehidupan sepasang suami istri Elieser Pepuho dan Milka Ongge ternyata jauh dari hiruk pikuk.

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemprov Papua Tengah Fokus Tingkatkan Mutu Kopi, Petani Puncak Jaya Diberi Pelatihan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer