Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Buka Opsi WFH seperti Filipina untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi Global

W
Penulis: Weny Firmansyah❯

 


Advertisement

Bahlil Lahadalia (ist)
Bahlil Lahadalia (ist)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penerapan work from home (WFH) di Indonesia sebagai strategi hemat bahan bakar minyak (BBM), mengikuti jejak Filipina dan negara tetangga lainnya yang menghadapi lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.


Pernyataan ini disampaikan usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 12 Maret 2026, di mana pemerintah sedang mengkaji berbagai alternatif efisiensi energi untuk menjaga stabilitas pasokan dalam negeri.

Advertisement

 

Kebijakan WFH di Filipina diterapkan Presiden Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. dengan memangkas jam kerja menjadi empat hari seminggu, untuk meringankan dampak ekonomi dari perang di Timur Tengah yang memicu harga minyak fosil melebihi US$100 per barel.

 

Advertisement

Thailand juga mengadopsi langkah serupa untuk menekan konsumsi BBM, sementara Vietnam disebut sebagai contoh lain oleh Bahlil dalam upayanya melakukan "exercise" kebijakan.


Di Indonesia, Bahlil menekankan bahwa semua opsi sedang dievaluasi, termasuk konversi impor minyak mentah dari Timur Tengah ke sumber alternatif seperti Amerika, Nigeria, Brasil, dan Australia, guna mengurangi ketergantungan.


Selain WFH, pemerintah mempercepat transisi energi fosil ke terbarukan melalui Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin Bahlil, termasuk peningkatan biodiesel B50 dari B40 saat ini dan etanol E20 untuk membuat blending lebih murah di tengah krisis.


Langkah ini dianggap penting karena konsumsi BBM domestik terus meningkat, diperparah ketidakpastian global yang memengaruhi subsidi dan harga non-subsidi.


Bahlil menegaskan fokus pada efisiensi pemakaian bahan bakar demi kebaikan negara, tanpa menutup kemungkinan kebijakanseperti WFH massal jika diperlukan.


Penerapan WFH berpotensi mengubah pola mobilitas masyarakat urban, mirip masa pandemi, sambil mendorong produktivitas jarak jauh di sektor swasta dan pemerintahan.


Namun, tantangan seperti infrastruktur internet dan koordinasi antarlembaga perlu diatasi agar kebijakan ini efektif.


Indonesia diharapkan lebih tangguh menghadapi krisis energi global untuk menjaga ekonomi stabil di tahun 2026.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer