Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukung Digitalisasi, Pabrik Rokok Ini Izinkan Karyawan Ngelinting Sambil Live TikTok

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Sejumlah pekerja pabrik rokok di Magelang melakukan siaran langsung via Tik Tok disela aktivitas produksi.
Sejumlah pekerja pabrik rokok di Magelang melakukan siaran langsung via Tik Tok disela aktivitas produksi.

CEPOSLINE.COM, JAYAPURA- Kebijakan berbeda diterapkan salah satu pabrik rokok di Magelang. Perusahaan tersebut memperbolehkan karyawan melakukan siaran langsung atau live streaming di platform TikTok saat jam kerja, dengan syarat target produksi tetap terpenuhi.


Advertisement

 

Di area produksi, sejumlah karyawan terlihat melakukan siaran langsung sambil tetap menjalankan aktivitas kerja masing-masing. Mereka berinteraksi dengan penonton tanpa meninggalkan posisi atau mengganggu proses produksi.

 

Advertisement

Manajemen perusahaan juga memberikan dukungan fasilitas penunjang berupa akses WiFi gratis di lingkungan kerja. Bahkan, perusahaan disebut tengah menyiapkan tambahan perangkat seperti tripod untuk mendukung aktivitas digital karyawan yang melakukan siaran langsung.

 

 

Advertisement

Salah satu karyawan mengaku kebijakan tersebut membuat suasana kerja terasa lebih santai dan menyenangkan. Selain lingkungan kerja yang nyaman, perusahaan juga menyediakan makan siang setiap hari sehingga karyawan merasa betah.

 

“Bisa ngelinting sambil jawab komentar, tidak mengganggu kerja,” ujar salah satu karyawan.

 

Ia menyebut, aktivitas live TikTok kerap dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan penonton yang menanyakan produk, suasana kerja di pabrik, hingga informasi lowongan pekerjaan.

 

Sementara itu, HRD Senior pabrik rokok setempat, Ponco, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tetap memiliki aturan yang jelas. Live TikTok hanya diperbolehkan bagi karyawan yang telah memenuhi target kerja.

 

“Syaratnya karyawan harus sudah mencapai target kerja terlebih dahulu. Jadi antara pekerjaan dan aktivitas live bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

 

Selain itu, perusahaan juga memberikan apresiasi kepada karyawan yang berhasil mencapai target produksi. Bentuknya beragam, mulai dari paket kebutuhan pokok hingga kesempatan mengikuti undian umrah.

 

Kebijakan ini disebut sebagai upaya perusahaan beradaptasi dengan perkembangan era digital, tanpa mengesampingkan produktivitas dan kinerja karyawan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer