Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doraemon Tak Lagi Tayang Usai Mendadak Menghilang dari RCTI, Ini Penyebabnya

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Doraemon Berhenti Tayang di RCTI. (METROPOLITAN.ID)
Doraemon Berhenti Tayang di RCTI. (METROPOLITAN.ID)

Penonton Indonesia harus bersiap mengucapkan selamat tinggal pada anime legendaris Doraemon.


Advertisement

Serial robot kucing biru yang sudah menemani keluarga Tanah Air selama 35 tahun resmi tidak lagi tayang di RCTI mulai awal 2026.

 Dikutip dari Radar Solo, berita ini memicu gelombang nostalgia di kalangan penonton lintas generasi, yang sejak lama menantikan petualangan Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo setiap Minggu pagi. Bagi banyak orang, Doraemon bukan sekadar tontonan, melainkan bagian tak terpisahkan dari memori masa kecil.

Galuh, salah satu penggemar, mengenang dengan hangat betapa anime ini menjadi alasan menanti hari Minggu. "Biasanya ingin cepat hari Minggu biar bisa nonton Doraemon," ucap dia, dilansir dari Antara, Selasa (6/1/2026).

Advertisement

Nostalgia dengan serial kartun Doraemon juga diungkapkan Satrio.

Ia menceritakan, karakter Nobita yang ceroboh dan suka mencari jalan pintas dengan alat-alat ajaib Doraemon sangat membekas dalam ingatannya. Meski selalu berakhir dengan kekacauan, kisahnya memberi hiburan dan pelajaran tersendiri bagi anak-anak generasi 90-an hingga awal 2000-an.

"Harapannya, meski tidak tayang di RCTI lagi, Doraemon masih bisa dinikmati melalui platform digital agar tetap dekat dengan generasi muda," tutur Satrio.

Advertisement

Nostalgia juga datang dari Angel, yang masih mengingat baling-baling bambu sebagai simbol kebebasan dan imajinasi. "Baling-baling bambu selalu mengingatkan hari Minggu pagi yang indah. Semoga Doraemon tetap bisa hadir, meski bukan di TV swasta, mungkin di televisi negara atau platform streaming," ujarnya.

Hilang dari Jadwal Tayang RCTI

Dugaan berhentinya Doraemon diperkuat setelah penelusuran jadwal siaran RCTI maupun aplikasi RCTI+ menunjukkan serial ini sudah tidak lagi tercantum sejak akhir Desember 2025.

Padahal, Doraemon telah menjadi ikon RCTI sejak Desember 1990, setelah sebelumnya sempat tayang di TVRI pada 1979–1989.

Ketiadaan anime ini meninggalkan kekosongan di akhir pekan, terutama bagi penonton yang sudah tumbuh besar bersama karakter-karakter ikonik tersebut.

Dugaan Alasan Berhenti Tayang

Hingga kini, pihak stasiun televisi belum memberikan keterangan resmi. Namun, sejumlah analisis mengemuka terkait alasan Doraemon tidak lagi tayang di RCTI.

Dugaan pertama yakni berkaitan dengan perubahan strategi program. Stasiun televisi diduga mengevaluasi rating dan memprioritaskan konten baru yang lebih relevan dengan audiens masa kini. Dugaan lainnya adalah karena adanya perubahan pola konsumsi anak-anak.

Di mana generasi muda saat ini lebih banyak menonton animasi melalui platform digital atau layanan streaming ketimbang televisi konvensional. Selain itu, juga muncul dugaan terkait masalah hak siar dan lisensi.

Indikasi ini terlihat dari beberapa film layar lebar Doraemon yang belakangan justru tayang di stasiun televisi kompetitor.

Meski Doraemon pamit dari layar kaca, kenangan dan nilai nostalgia yang dibawa selama 35 tahun jelas tetap melekat. Lagu pembuka, petualangan alat ajaib, dan keceriaan Nobita akan selalu menjadi bagian dari memori akhir pekan para penggemarnya di Indonesia. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer