Bereskan Pembayaran Utang hingga Penyaluran Tunjangan Guru di Keerom, Piter Gusbager Titip Salam buat Haters

CEPOSONLINE.CO.M, KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, akhirnya menyelesaikan utang Pemkab Keerom terhadap UMKM pada Festival Budaya Keerom pada November 2023 lalu.
Hal ini ditandai dengan proses pembayaran yang dilakukan di halaman Kantor Bupati Keerom, Jumat (7/6/2024).
Pembayaran dilakukan secara simbolis dengan penyerahan buku tabungan kepada 14 pelaku UMKM dengan jumlah Rp 68,3 juta, dari total utang mencapai Rp 350 juta dari 68 pelaku UMKM.
“Saya harus turun tanggan untuk membayar semua utang-utang ini, supaya tidak ada lagi persoalan lebih khususnya para UMKM kitab isa Kembali beraktivitas,” ujar Piter Gusbager.
Menurut Piter Gusbager, sejumlah utang ini sudah diperintahkan untuk dibayarakan sejak tahun lalu.
“Yang pasti Bupati Keerom sudah perintahkan dari tahun lalu untuk membayar.”
“Jika tidak dibayar persoalannya buka ada pada saya, tetapi karena masyarakat saya yang susah, saya harus turun tanggan untuk selesaikan persoalan ini,” ungkapnya.
Sejumlah Penyaluran
Selain utang UMKM, Pemkab Keerom juga benyalurkan Dana Desa Tahap I 2024 kepada 4 kampung yang sudah dinyatakan berkasnya lengkap dengan jumlah Rp. 1.209.596.000.
Sedangkan untuk total keseluruhan DD tahap pertama 2024 sebesar Rp. 40.229.271.200 yang akan disalurkan ke 91 kampung di Keerom.
“Kepada 87 kampung lainnya, segera melengkapi administrasi agar bisa disalurkan segera,” ujar Bupati.
Sejumlah tunjanggan yang akan dibayar yakni, Tunjanggan Profesi Guru (TPG) dan Tunjanggan Khusus Guru (TKG) Carry Over 2023, Tunjanggan Khusus Guru (TKG) Triwulan I-2024 dengan total anggaran Rp. 4.239.170.000,-. Selain itu juga Bupati menyalurkan BLT triwulan I-II Tahun 2024 kepada beberapa orang perwakilan penerima.
Setelah sejumlah pembayaran ini dilakukan, Bupati berharap tidak ada lagi oknum-oknum yang memposting tunjangan guru dan utang UMKM di media sosial karen saat ini sudah diselesaikan, namun Bupati mengajak semua pihak untuk terus memberikan dukungan kepada pemerintah untuk keerom yang lebih baik.
Guyonan dalam arahannya, Piter Gusbager mengakui sempat terpikirkan akan buat acara doa dan makan bersama dengan para haters yang selama ini terus melayangkan kritikan terhadap kebijakan dan program yang dijalankan.
“Dikesempatan ini saya titip doa dan titip salam buat para haters saya dimanapun berada,” guyon Piter Gusbager.
Piter Gusbager sendiri mengakui siap untuk dikritik atas program dan kebijaknya, namun kritikan yang dimaksud harus membangun bukan justru salah kamar atau Ofside yang artinya membicarakan atau memperdebatkan suatu persoalan yang bukan ahli atau bidangnya.(*)



