Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Materi Bahaya Narkoba Harusnya Ada di Sekolah

A
Penulis: Administrator❯
Photo
Photo
Ketua DPC Granat Kabupaten Keerom Ety Buwani May saat ditemui ceposonline.com kediamannya di Arso Swakarsa, Jumat (08/09). Takim/ceposonline

KEEROM, ceposonline.com - Gerakan Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Keerom terus berupaya dalam mengatasi bahaya narkoba yang peredarannya sangat marak di Kabupaten Keerom.

Ketua DPC Granat Keerom, Ety Buwani May menjelaskan, persoalan narkotika dan ganja di Kabupaten Keerom perlu strategi khusus, karena akan membahayakan masa depan generasi muda.

"Kita tahu bersama bahwa ganja dan narkoba ini ada di kalangan muda khusus para pelajar. Untuk itu perlu ada strategi khusus supaya generasi muda kita ini jauh dari barang tersebut," ujar Ety Buwani May saat ditemui ceposonline.com, Jumat (08/09).

Ety Buwani May juga mengakui bahwa selama ini sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di sekolah-sekolah untuk mengedukasikan tentang bahaya narkoba kepada anak-anak sejak dini.

"Kita sering kunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan materi tentang bahaya narkoba, dan rutin kita lakukan," tuturnya.

Terjerumusnya generasi muda dalam ganja, miras dan narkoba menurut Ety Buwani May tidak perlu saling menyalahkan apalagi kepada anak-anak.

"Dan kalau menurut saya kita sepenuhnya jangan salahkan anak-anak, tapi pengawasan dari orang tua juga harus diperhatikan agar anak-anak itu tahu batasan mana yang baik dan tidak," terangnya.

Granat berpendapat bahwa perlu adanya sistem pembelajaran atau penambahan materi khusus bahaya narkoba bagi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Keerom.

"Sekolah merupakan lembaga yang strategis dalam memberikan pemahaman dan ilmu bagi anak-anak. Jadi kalai bisa ada kebijakan untuk membuat mata pelajaran khusus anti narkoba di sekolah-sekolah sehingga bisa membantu menekan peredaran dan bahaya narkoba di Kabupaten Keerom," terangnya.

Kenapa harus lembaga pendidikan, karena sekolah merupakan tempat pembelajaran yang mudah dipahami dan dituruti oleh anak-anak, untuk itu perlu hal ini menjadi perhatian serius khusus Pemkab Keerom dan berkolaborasi dengan TNI-Polri dan lembaga yang lainnya.(*)

Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Artikel Terkait

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer