Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringati Hari Kartini, TP PKK Intan Jaya Kunjungi Kelompok Pengrajin Mene Mita Ombo

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Ketua TP PKK Intan Jaya didampingi Ibu Wakil Ketua dan Bendahara TP PKK Intan Jaya saat menyerahkan bahan dasar kerajinan tangan kepada Kelompok Pengrajin Mene Mita Ombo. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA)
Ketua TP PKK Intan Jaya didampingi Ibu Wakil Ketua dan Bendahara TP PKK Intan Jaya saat menyerahkan bahan dasar kerajinan tangan kepada Kelompok Pengrajin Mene Mita Ombo. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA)

CEPOSONLINE.COM - NABIRE, Dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2025, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Intan Jaya mengunjungi kelompok pengrajin Mene Mita Ombo untuk mendukung kreatifitas mama-mama melalui kerajinan tangan. 


Advertisement

 

“ Kami lakukan kunjungan ini dalam rangka memperingati hari kartini. Kedatangan kami untuk mendukung dan mensupport mama-mama dalam melakukan kreatifitas kerajinan tangan di kelompok ini,” ujar Ketua TP PKK Intan Jaya, Ny. Elisabeth Kudiai Maisini kepada media ini usai kunjungan, Senin, (21/4/2025). 

 

Advertisement

Pada kunjungannya bersama rombongan yang didampingi oleh Ibu Wakil Bupati Intan Jaya, Sekretaris TP PKK, Bendahara dan anggotanya itu turut mengantar beberapa bahan yang dibutuhkan oleh mama-mama pengrajin dalam melaksanakan kreatifitasnya. 

 

“ Ada Kulit kayu untuk anyam noken, Manik-manik dan nelon. Tiga bahan dasar ini yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk berkreasi,” ucap Ny. Maisini. 

Advertisement

 

Ketua TP PKK Intan Jaya mengatakan pihaknya Mendukung kerajinan tangan dan kreativitas mama-mama karena sangat penting untuk pengembangan individu dan komunitas. Kerajinan tangan adalah bentuk ekspresi diri yang kaya, yang dapat memperkaya kehidupan dan budaya kita. 

 

“ Dukungan terhadap kreativitas juga membuka pintu bagi inovasi, pembangunan ekonomi, dan kesejahteraan sosial bagi manusia terutama dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” katanya. 

 

Ia berharap, Dengan bahan dasar yang diberikan kepada mama-mama kelompok pengrajin Mene Mita Ombo ini dapat meningkatkan kreatifitasnya dan berkembang jadi besar ini bersaing di pasar. 

 

“ Kedepan kami akan terus pantau kelompok ini. Kami akan terus dukung supaya mama-mama Moni juga bisa bersaing dengan mama-mama lain di pasar untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” lugas Ketua TP PKK Intan Jaya. 

 

Ia juga merasa bahagia karena dapat membantu mama-mama asli Intan Jaya untuk mengembangkan kerajinan tangan yang dimiliki. 

 

“ Disini ada noken dan hiasan orgen Papua untuk pintu dan jendela dari bahan dasar kulit kayu dan manik-manik. Jadi, Siapapun yang ingin membeli bisa mengunjungi kelompok pengrajin ini,” pungkas Ny. Maisini. (*)

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

Kredit Fiktif Rp188 Miliar, Dua Aset Terpidana Bank Papua Laku Dilelang Rp917 Juta

 Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp917.497.000 melalui pelelangan dua aset milik terpidana kasu

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejari Nabire Musnahkan Barang Bukti 24 Perkara, Ada 1.035 Pil dan Dugaan Bahan Peledak

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire memusnahkan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana yang telah diproses hukum, terdiri dari kasus narkot

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melaporkan temuan 326 kasus baru HIV-AIDS sepanjang periode Januari hingga September 2026. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer