Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Doraemon Tak Hilang, Hanya Pindah Stasiun TV Saja

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Tangkapan layar - Doraemon terbang. ANTARA/HO-Instagram/@dorachan_official.
Tangkapan layar - Doraemon terbang. ANTARA/HO-Instagram/@dorachan_official.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kabar perginya Doraemon dari RCTI sempat membuat publik Indonesia diliputi nostalgia dan kekhawatiran.


Advertisement

Namun, fakta terbaru menegaskan satu hal penting: Doraemon tidak menghilang dari televisi nasional Indonesia. Ia hanya berpindah rumah.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Santosa Amin, pengisi suara karakter Suneo versi Indonesia, yang membantah anggapan bahwa Doraemon akan lenyap dari layar kaca Tanah Air. Menurutnya, Doraemon tetap tayang, hanya saja tidak lagi di RCTI

“Doraemon bukan berhenti tayang, tapi pindah stasiun,” ujar Santosa Amin, memberi kelegaan bagi jutaan penggemar lintas generasi yang tumbuh bersama robot kucing biru dari abad ke-22 itu.

Advertisement

Tak dapat dimungkiri, berhentinya Doraemon di RCTI menutup satu bab penting dalam sejarah televisi Indonesia. Selama puluhan tahun—sejak era 1990-an—RCTI menjadi “rumah” bagi Doraemon, menemani pagi dan akhir pekan keluarga Indonesia.

Tanpa seremoni perpisahan, Doraemon perlahan menghilang dari jadwal siaran RCTI sejak awal 2025. Namun kepergiannya bukan akhir cerita, melainkan tanda perubahan strategi industri pertelevisian nasional.

Dikutip dari Radar Semarang, pindahnya Doraemon ke stasiun televisi lain menjadi bukti bahwa kartun legendaris ini masih memiliki nilai siar tinggi, bahkan di tengah gempuran platform digital dan layanan streaming.

Advertisement

Belum adanya pernyataan resmi dari RCTI membuat publik berspekulasi. Namun secara industri, langkah ini sejalan dengan tren televisi nasional yang kini lebih fokus pada program hiburan dewasa, sinetron prime time, dan reality show.Sementara itu, konten anak-anak—khususnya animasi—mengalami reposisi.

 Doraemon, sebagai merek global dengan basis penonton kuat, memilih bertahan di televisi nasional lewat jalur baru, alih-alih tenggelam di tengah perubahan zaman.“Ini bukan soal ditinggalkan penonton, tapi soal strategi siar,” ujar seorang pengamat televisi yang menilai Doraemon masih menjadi magnet rating di segmen keluarga.

Bagi masyarakat Indonesia, Doraemon bukan sekadar tontonan anak-anak. Ia adalah simbol masa kecil, ruang belajar moral, dan pengikat kenangan keluarga. Dari kantong ajaibnya, lahir cerita tentang persahabatan, tanggung jawab, dan keberanian menghadapi konsekuensi.

Kabar bahwa Doraemon tetap tayang di TV nasional menjadi angin segar, terutama bagi keluarga yang masih menjadikan televisi sebagai ruang kebersamaan, bukan sekadar layar individual di genggaman. Berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI memang menutup satu era, tetapi tidak mematikan warisan. Dengan kepastian bahwa serial ini tetap hadir di stasiun televisi nasional lain, Doraemon membuktikan dirinya sebagai ikon lintas zaman yang mampu beradaptasi. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika Polres Mimika Ungkap Empat Kasus Narkotika, Selamatkan 1.700 Jiwa

Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mimika membongkar empat kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam kurun waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer