Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Burung Cenderawasih Berpotensi Berkembang Biak di Area Konsesi PT TTL dan PT IA

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Cenderawasih Besar (Paradisaea apoda Linnaeus, 1758) (Foto oleh Marcellia/ Pacific Conservation Biology Journal)
Cenderawasih Besar (Paradisaea apoda Linnaeus, 1758) (Foto oleh Marcellia/ Pacific Conservation Biology Journal)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BOVEN DIGOEL – Upaya Tunas Sawa Erma (TSE) Group dalam menjaga kelestarian alam Papua melalui program Papua Conservation terus dikembangkan bersama IPB University.


 Salah satu langkah yang dilakukan adalah penelitian untuk mengetahui kondisi dan persebaran habitat burung Cenderawasih Besar (Greater Bird-of-Paradise) di kawasan hutan Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.


Penelitian tersebut berhasil mengidentifikasi sekitar 79.901 hektare kawasan yang berpotensi menjadi habitat Cenderawasih. Luasan ini mencakup sekitar 12 persen dari total wilayah penelitian yang mencapai 678.313 hektare. 

Advertisement


Dari jumlah tersebut, sekitar 47.673 hektare atau 60 persen berada di dalam wilayah konsesi PT Tunas Timber Lestari (TTL) dan PT Inocin Abadi (IA) yang keduanya merupakan anak usaha Korindo Group.


Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal internasional pada 30 Oktober 2026, dengan judul “Habitat Suitability and Lekking Habitat Use of the Greater Bird-of-Paradise (Paradisaea apoda) in Human-Modified Landscapes of Papua”.


Penelitian ini melibatkan enam peneliti, yaitu Lilik Budi Prasetyo, Aryo Adhi Condro, Azwar Azmillah Sujaswara, Ani Mardiastuti, Yeni Aryati Mulyani, dan Arif Kurnia Wijayanto. Kegiatan penelitian merupakan bagian dari kerja sama Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dengan TSE Group.

Advertisement


Untuk mendapatkan data, tim peneliti melakukan pengamatan langsung di lapangan selama dua tahun, yaitu pada 2022–2023. 


Selama penelitian, tim mencatat 59 titik perjumpaan dengan burung Cenderawasih. Pengamatan dilakukan dengan melihat langsung keberadaan burung, mendengarkan suaranya, serta mencari lokasi pohon yang digunakan untuk aktivitas perkembangbiakan.

Lokasi penelitian kesesuaian habitat Cenderawasih Besar di wilayah PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi, Provinsi Papua Selatan, Indonesia. Jaringan jalan © kontributor OpenStreetMap, tersedia di bawah lisensi Open Database License (ODbL).
Lokasi penelitian kesesuaian habitat Cenderawasih Besar di wilayah PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi, Provinsi Papua Selatan, Indonesia. Jaringan jalan © kontributor OpenStreetMap, tersedia di bawah lisensi Open Database License (ODbL).

Penelitian ini juga melibatkan pemandu lapangan setempat dan masyarakat yang mengetahui kondisi hutan serta keberadaan Cenderawasih di wilayah tersebut.
Hasil penelitian ini menjadi informasi penting bagi TSE dalam memahami keberadaan dan kondisi habitat satwa di kawasan operasional perusahaan.


Salah satu hasil penting penelitian ini adalah ditemukannya perbedaan kondisi hutan yang digunakan Cenderawasih untuk beraktivitas sehari-hari dan untuk berkembang biak. 

Advertisement

Artikel Terkait

 Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sebanyak 415 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengikuti Pelatihan Dasar.

Merauke Terancam Krisis Beras: Ribuan Hektare Sawah Gagal Panen

Merauke Terancam Krisis Beras: Ribuan Hektare Sawah Gagal Panen

Dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan berkepanjangan mulai menghantam lumbung pangan di Provinsi Papua Selatan.

Status Tanah Bandara Mopah Viral, Bupati Merauke Angkat Bicara 

Status Tanah Bandara Mopah Viral, Bupati Merauke Angkat Bicara 

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, angkat bicara terkait persoalan status kepemilikan tanah Bandara Mopah Merauke yang belakangan ramai di

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer