
CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan berkepanjangan mulai menghantam lumbung pangan di Provinsi Papua Selatan.
Ribuan hektare lahan sawah di sejumlah sentra produksi padi utama di Kabupaten Merauke dilaporkan mengalami gagal panen setelah kehilangan pasokan air yang memadai.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino, mengungkapkan bahwa kondisi terparah terjadi secara merata di kawasan-kawasan sentra pertanian utama, meliputi Distrik Kurik, Semangga, Tanah Miring, hingga Malind.
Menurut Paino, kelangsungan hidup tanaman padi sangat bergantung pada ketersediaan air, terutama dari fase pertumbuhan hingga menjelang panen. Lahan yang tanamannya telah berusia sekitar dua bulan dan mulai mengeluarkan bulir dinilai masih memiliki harapan untuk diselamatkan.
Sebaliknya, padi yang baru menginjak usia satu bulan dan diterpa kekeringan panjang dipastikan mengalami kegagalan total.



