Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pastikan Kunker Wapres Gibran Berjalan Aman, Gubernur Fakhiri dan Petinggi TNI-Polri Tiba di Biak

I

 

Kunjungan Gubernur Papua ke Biak, saat disambut di Bandara FK, Senin (12/1) didampingi sejumlah pejabat TNI/Polri setingkat Provinsi Papua.
Kunjungan Gubernur Papua ke Biak, saat disambut di Bandara FK, Senin (12/1) didampingi sejumlah pejabat TNI/Polri setingkat Provinsi Papua.

CEPOSONLINE.COM, BIAK – H-1 menjelang kedatangan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, suhu persiapan di Kabupaten Biak Numfor kian meningkat.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, memimpin langsung rombongan elit Forkopimda Papua mendarat di "Kota Karang Panas" Biak, pada Senin (12/1), guna memastikan seluruh detail agenda kenegaraan tersebut berjalan aman tanpa celah.


Advertisement

Tak tanggung-tanggung, Gubernur didampingi langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa kunjungan perdana Wapres ke Biak menjadi prioritas utama stabilitas dan pelayanan di Tanah Papua.

Dalam rapat koordinasi terbatas di Gedung Negara Biak, Gubernur Fakhiri menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja dalam satu komando.

Advertisement

Ia menekankan bahwa teknis penyambutan hingga kepulangan Wapres menuju Papua Pegunungan harus terukur secara presisi.

"Semua unsur wajib menyiapkan detail sekecil apa pun. Pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup. Saya minta seluruh rangkaian kegiatan Bapak Wakil Presiden di Biak benar-benar terjaga," tegas Fakhiri dengan nada instruktif.

Senada dengan Gubernur, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim memastikan skema pengamanan telah mencapai kesiapan 100 persen. Menariknya, Pangdam menekankan pendekatan yang lebih lembut kepada warga lokal.

Advertisement

"Instruksi saya jelas: amankan sesuai SOP, namun tetap kedepankan sisi humanis. Kita ingin kehadiran Wapres dirasakan sebagai kebahagiaan oleh masyarakat, bukan ketegangan," ujar Mayjen Amrin.

Magnet utama kunjungan Wapres Gibran kali ini adalah Sekolah Rakyat (SR) di Distrik Biak Timur. Proyek mercusuar seluas 10 hektare ini menjadi simbol baru pemerataan pendidikan se Tanah Papua.

Sekolah yang mulai beroperasi tahun 2025 ini bukan sekadar bangunan fisik. Dengan konsep asrama penuh, fasilitas seragam gratis, hingga perangkat laptop bagi tiap siswa, SR diproyeksikan menjadi pabrik SDM unggul bagi anak-anak Papua dari keluarga tidak mampu.

Kunjungan Wapres besok (13/1) akan menjadi legitimasi kuat bahwa program pendidikan gratis berkualitas ini berjalan tepat sasaran di ufuk timur Indonesia. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Waropen, Andre Wonatorei, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keberpihakan terhada

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penemb

Polisi Percepat Proses Hukum Dua Pelajar Tersangka Pemerkosaan

Polisi Percepat Proses Hukum Dua Pelajar Tersangka Pemerkosaan

Kepolisian Resor Mimika memastikan proses hukum terhadap dua pelajar berinisial DS (18) dan OY (17) yang diduga melakukan pemerkosaan akan d

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer