Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

TNI Evakuasi Puing Pesawat AMA Air yang Dibakar OPM di Yahukimo

Wahyu Welerubun • Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:52 WIB
Proses evakuasi Puing-puing pesawat Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) Air di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (18/7/2026), (Foto: PENKOGABWILHAN III).
Proses evakuasi Puing-puing pesawat Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) Air di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (18/7/2026), (Foto: PENKOGABWILHAN III).

CEPOSONLINE.COM,MIMIKA — Puing-puing pesawat Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) Air akhirnya dievakuasi dari Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (18/7/2026). 


Puing-puing dan badan pesawat dievakuasi ke samping pos pemantauan PT AMA yang berada di Yahukimo. 


Pesawat tersebut sebelumnya dibakar oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dalam serangan pada 2 Juli 2026 yang menewaskan sang pilot, Nicholas F. Goselin.


Proses evakuasi dan pembersihan landasan pacu dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, didampingi Kaskogabwilhan III Marsma TNI Joko Sugeng Sriyanto beserta sejumlah pejabat utama lainnya.


Melalui keterangan tertulis pada Sabtu sore, Letjen TNI Lucky Avianto menyatakan bahwa proses pembersihan bangkai pesawat perintis ini melibatkan kerja sama dengan warga setempat serta tokoh adat dan agama.


"Evakuasi dan pembersihan sisa pesawat dipercepat, agar jalur transportasi satu-satunya dari dan ke Balinggama kembali normal, sehingga masyarakat khususnya gereja di seluruh dunia, dapat memberikan pelayanan kembali bagi umat, dan logistik serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat kembali berjalan normal," jelas Lucky.


Lucky menilai insiden pembakaran pesawat logistik dan pelayanan keagamaan ini menunjukkan bahwa tindakan kelompok bersenjata tersebut telah merugikan kepentingan masyarakat luas dan dunia internasional. 


Insiden ini juga memicu kecaman keras karena Nicholas F. Goselin, pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, selama ini mendedikasikan dirinya untuk melayani penerbangan sipil dan kebutuhan umat di wilayah pedalaman Papua tersebut. Pihak TPNPB-OPM melalui juru bicaranya, Sebby Sambom, sebelumnya telah menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.


Sebelum mengevakuasi puing pesawat, Pasukan Satgas TNI di bawah Kogabwilhan III telah terlebih dahulu mengevakuasi jenazah Captain Nicholas tak lama setelah insiden terjadi. 


Evakuasi jenazah dan pembersihan bandara baru bisa rampung setelah aparat memastikan situasi keamanan di sekitar lokasi distrik berangsur kondusif.


Pembersihan total landasan pacu dan penempatan personel keamanan di Bandara Ipdeheik diharapkan dapat segera membuka kembali akses penerbangan perintis. 


Dengan demikian, pelayanan keuskupan, gereja, serta pasokan logistik untuk masyarakat di pedalaman Papua Pegunungan dapat kembali berjalan normal.
(*)

Editor : Weny Firmansyah
yahukimo papua PESAWAT