Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Histori Panjang Persib vs Persipura: Benarkah Mutiara Hitam Penantang yang Bisa Patahkan Dominasi Pangeran Biru?

Yohanes Palen • Rabu, 10 Juni 2026 | 14:19 WIB

Histori Panjang Persib vs Persipura: Benarkah Mutiara Hitam Penantang yang Bisa Patahkan Dominasi Pangeran Biru?
Histori Panjang Persib vs Persipura: Benarkah Mutiara Hitam Penantang yang Bisa Patahkan Dominasi Pangeran Biru?

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Duel klasik dua raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung dan Persipura Jayapura, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pertanyaan besar yang memantik perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Apakah benar hanya “Mutiara Hitam” yang mampu menjadi tim paling konsisten dalam mematahkan dominasi Persib di berbagai era Liga Indonesia?

Disini Ceposonline.com mencoba kembali mengulas rekam jejak pertemuan dan histori dari kedua tim yang dirangkum dari berbagai sumber.

Sejak pertama kali bertemu pada tahun 2003, kedua tim telah mencatat 25 pertemuan resmi di kompetisi nasional.

Adapun Statistik Menunjukkan Rivalitas yang Sangat Seimbang.

Persib Bandung unggul tipis dengan 10 kemenangan, sementara Persipura Jayapura membukukan 9 kemenangan, dan 6 laga lainnya berakhir imbang.

Menariknya, dari sisi produktivitas gol, Persipura justru sedikit lebih unggul dengan 26 gol berbanding 25 gol milik Persib. 

Dari fakta ini kita bisa menegaskan bahwa setiap pertemuan selalu berlangsung ketat, panas, dan sarat gengsi dari kedua tim.

Era “Kutukan” Persib dan Dominasi Persipura

Pada era Liga Super Indonesia (2008–2013), Persipura menjadi salah satu tim yang paling sulit ditaklukkan oleh Persib. 

Bahkan dalam periode tersebut, Persib tercatat tidak pernah menang atas Persipura.

Beberapa laga berakhir dengan kekalahan telak bagi Persib, termasuk skor mencolok 5-1 dan 4-0 yang menjadi catatan kelam bagi Maung Bandung.

Namun, dominasi itu terhenti pada final Liga Super Indonesia 2014 di Palembang. 

Dalam laga penuh drama itu, Persib Bandung akhirnya mematahkan superioritas Persipura lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2, sekaligus mengunci gelar juara.

Laga ini kemudian dikenang sebagai salah satu final paling ikonik dalam sejarah Liga Indonesia.

Perubahan Peta Kekuatan Setelah Degradasi Persipura

Setelah Persipura Jayapura terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2021/2022, peta persaingan Liga 1 mengalami perubahan besar.

Persib Bandung justru memasuki era kejayaan baru di bawah asuhan Bojan Hodak. 

Klub asal Bandung itu mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih gelar liga tiga musim beruntun (2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026).

Gelar terbaru mereka dipastikan pada 23 Mei 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api setelah bermain imbang melawan Persijap Jepara, sekaligus mengukuhkan dominasi Persib di kancah domestik.

Peran Penantang Lain dari Borneo FC

Di tengah dominasi Persib, Borneo FC sebenarnya sempat menjadi pesaing kuat dalam perburuan gelar Liga 1 musim 2025/2026.

Namun, peluang mereka harus pupus setelah kalah dalam perhitungan head to head dari Persib Bandung, yang akhirnya kembali memastikan diri sebagai kampiun liga.

Persipura: Masih Berjuang Bangkit

Di sisi lain, Persipura sebenarnya sempat membuka peluang kembali ke Liga 1 pada musim 2025/2026.

Namun langkah Boaz Solossa dan kolega terhenti setelah kalah 0-1 dari Adhyaksa FC pada laga play-off.

Kegagalan tersebut membuat Persipura harus kembali berjuang di Liga 2 musim 2026/2027 untuk mengejar tiket promosi.

Jejak Asia: Persib vs Persipura di Level Internasional

Di level Asia, AFC Champions League Two menjadi panggung penting bagi Persib Bandung.

Persib tercatat berhasil menembus babak 16 besar ACL 2 musim 2025/2026 sebagai juara grup, serta pernah mencapai fase yang sama di AFC Cup 2015 dan kompetisi Asia edisi 1994/1995.

Sementara itu, Persipura Jayapura memiliki sejarah yang tidak kalah membanggakan.

Mutiara Hitam pernah menembus semifinal AFC Cup 2014, menjadikannya klub Indonesia pertama yang mencapai empat besar turnamen tersebut. 

Perjalanan mereka kala itu termasuk kemenangan besar atas Yangon United dan Kuwait SC sebelum dihentikan Al-Qadsia di semifinal.

Kesimpulan, Rivalitas yang Sulit Tergantikan

Melihat sejarah panjang pertemuan kedua tim, Persipura Jayapura kerap menjadi salah satu lawan paling konsisten yang mampu memberi perlawanan sengit kepada Persib Bandung di berbagai era.

Namun, dengan dominasi terbaru Persib di Liga 1, muncul pertanyaan baru, apakah Persipura tetap menjadi simbol penantang klasik Maung Bandung, atau akan lahir kekuatan baru yang mengambil peran tersebut di masa depan?.

Yang pasti, duel Persib Bandung vs Persipura Jayapura tetap menjadi salah satu rivalitas paling ikonik dalam sejarah sepak bola Indonesia. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Ceposonline.com #sepakbola #persipura jayapura #persib