Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mathius Fakhiri: Jabatan Harus Diisi Orang yang Mampu Percepat Pembangunan

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri saat melantik 20 pejabat di lingkungan Pemprov terdiri dari tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tiga Pejabat Administrator, dan 10 Pejabat Pengawas, di Kantor Gubernur Papua, Selasa (9/6/2026). (Ceposonline.com/Elfira)
Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri saat melantik 20 pejabat di lingkungan Pemprov terdiri dari tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tiga Pejabat Administrator, dan 10 Pejabat Pengawas, di Kantor Gubernur Papua, Selasa (9/6/2026). (Ceposonline.com/Elfira)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua tengah menyiapkan pengisian sejumlah jabatan strategis yang masih kosong guna memperkuat kinerja pemerintahan dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan di daerah.

Jabatan yang akan segera diisi antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Asisten II Sekretariat Daerah Papua, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua yang akan memasuki masa pensiun pada pertengahan Juni 2026.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa proses pengisian jabatan dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kompetensi, kapasitas, dan kemampuan pejabat dalam mendukung agenda pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

Advertisement

“Kita ingin akselerasi pembangunan berjalan baik. Karena itu, orang-orang yang ditempatkan harus benar-benar mampu bekerja. Kalau ada yang belum mampu, tentu akan dicari orang yang lebih siap untuk membantu pelaksanaan tugas pemerintahan,” kata Fakhiri, Selasa (10/6/2026).

Menurutnya, penempatan pejabat pada jabatan strategis harus berorientasi pada kebutuhan organisasi dan kemampuan untuk menghasilkan kinerja yang nyata, bukan sekadar mengisi posisi yang kosong.

Di tengah dinamika mutasi dan rotasi jabatan, Fakhiri juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua agar tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Advertisement

Ia meminta ASN tidak terpengaruh oleh isu pergantian jabatan dan tetap mengedepankan profesionalisme serta integritas dalam bekerja.

“Bagi ASN, bekerja saja dengan baik, bekerja dengan jujur. Jangan terlalu memikirkan jabatan. Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Fakhiri menilai masyarakat saat ini membutuhkan kehadiran pemerintah yang mampu memberikan solusi dan kepastian atas berbagai persoalan yang dihadapi, bukan semata-mata bantuan dalam bentuk materi.

“Masyarakat sekarang tidak membutuhkan kita memberikan berapa banyak uang, tetapi kehadiran kita untuk menjelaskan dan memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Moment Harkitnas, Bupati Waropen : Komitmen Pembangunan Daerah Selaras dengan Arah Kebijakan Nasional

Moment Harkitnas, Bupati Waropen : Komitmen Pembangunan Daerah Selaras dengan Arah Kebijakan Nasional

Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu (20/5)  dimanfaatkan oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, untuk menegaskan kembali komitmen pembangunan daerah yang selaras dengan arah keb

Harapan Itu Bernama Pertamina

Harapan Itu Bernama Pertamina

Puing-puing sisa kebakaran masih menggantung di bibir pantai Kampung Nelayan, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Minggu (25/10/2026).

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Lebih dari 800 orang diperkirakan menghadiri pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi Papua 2026 di Kab

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer