Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kontroversi Wasit Asing Asal Uzbekistan Ini Berlanjut di Laga PSM vs Persib

Yohanes Palen • Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB
Kontroversi Wasit Asing Asal Uzbekistan Ini Berlanjut di Laga PSM vs Persib
Kontroversi Wasit Asing Asal Uzbekistan Ini Berlanjut di Laga PSM vs Persib

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Nama wasit asal Uzbekistan, Asker Nazhafaliev, kembali menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia usai memimpin pertandingan panas antara PSM Makassar menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) malam.

Pertandingan pekan ke-33 Super League 2025/2026 tersebut berakhir dramatis dengan kemenangan Persib Bandung 2-1.

Namun, laga tidak hanya menyisakan cerita soal hasil pertandingan, melainkan juga kontroversi kepemimpinan wasit yang memicu emosi suporter tuan rumah.

Situasi memanas usai Persib mencetak gol kemenangan pada masa injury time babak kedua. 

Sejumlah penonton turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Persib Bandung serta perangkat pertandingan.

Nama Asker Nazhafaliev pun kembali ramai diperbincangkan. Sebab, ini bukan kali pertama wasit berusia 31 tahun itu memimpin laga penting di Indonesia yang berujung kontroversi dan sorotan publik.

Sebelumnya, Asker pernah memimpin pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC pada putaran pertama Super League musim ini di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Dalam laga tersebut, Persib sukses menang 2-1 lewat gol penentu Federico Barba untuk skuad asuhan Bojan Hodak.

Selain itu, Asker juga dipercaya memimpin dua pertandingan Super League lainnya, yakni saat Bhayangkara FC menghadapi Malut United serta laga Persita Tangerang kontra Persijap Jepara.

Namun, nama Asker paling banyak disorot publik Papua setelah memimpin laga play-off promosi Liga 2 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada 8 Mei 2026 lalu.

Dalam pertandingan yang dimenangkan Adhyaksa FC dengan skor 1-0 itu, kepemimpinan Asker menuai kritik dari suporter Persipura. 

Ia mengeluarkan lima kartu kuning sepanjang pertandingan, masing-masing tiga untuk pemain Persipura dan dua bagi pemain Adhyaksa FC.

Kekalahan Persipura di laga tersebut bahkan berujung kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, yang kemudian berbuntut sanksi berat dari Komite Disiplin PSSI kepada Persipura Jayapura.

Kini, kontroversi kembali muncul setelah laga PSM Makassar kontra Persib Bandung juga diwarnai insiden kerusuhan suporter. 

Kini publik pecinta sepak bola di Indonesia pun mulai mempertanyakan konsistensi dan kualitas kepemimpinan wasit asing di kompetisi sepak bola Indonesia musim ini. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Persib bandung #wasit #Liga 1 Indonesia 2025 2026 #Ceposonline.com #Psm makasar