CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Jika dalam laga terakhir pada Minggu 3 Mei nanti Persipura dan PSS Sleman sama-sama meraih kemenangan maka dipastikan dua tim ini akan lolos ke fase berikut.
Di laga terakhir, Persipura menjamu Persiku Kudus, sementara PSS Sleman akan menjamu PSIS Semarang. Kedua lawan PSS dan Persipura ini sudah dipastikan aman bertahan di liga 2. Karena itu di atas kertas Persipura dan PSS diyakini tak bakal menemui kesulitan.
Ini berarti PSS Sleman yang akan lolos otomatis ke liga 1 dan Persipura yang akan menjalani playoff menghadapi peringkat kedua grup barat.
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit di peringkat kedua dengan 48 poin.
Ini berarti peluang Persipura bertemu Adhyaksa sangat besar. Tapi dengan catatan, "dua yaksa" itu harus menang di pekan terakhir.
Sama seperti di grup timur, dimana PSS dan Persipura bermain di depan pendukungnya, di laga terakhir, kedua tim teratas wilayah barat itu sama-sama bermain di kandangnya. Garudayaksa FC akan menjamu Persikad Depok, sementara Adhyaksa FC akan menjamu Sriwijaya FC, pada Sabtu 2 Mei mendatang.
Calon lawan keduanya pun sudah tak memiliki ambisi apapun. Persikad Depok sudah pasti bertahan di liga 2 musim depan, sementara Sriwijaya FC sudah pasti terdegradasi
Sekadar diketahui Garudayaksa FC diketahui milik Presiden Prabowo Subianto. Saat ini homebase mereka di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Klub ini resmi berdiri pada 4 Juni 2025 setelah mengakuisisi PSKC Cimahi. Dengan langkah tersebut, Garudayaksa FC langsung berhak tampil di kompetisi divisi dua Indonesia, Pegadaian Championship 2025–2026.
Setelah resmi mengambil alih PSKC Cimahi, Garudayaksa FC diumumkan sebagai anggota baru Liga 2 dalam Kongres PSSI 2025. Perubahan nama dan manajemen disertai restrukturisasi tim di berbagai lini, mulai dari staf pelatih hingga pemain. Langkah ini menandai awal perjalanan Garudayaksa FC di level kompetisi nasional.
Berbeda dengan Garudayaksa yang membeli lisensi klub PSKC Cimahi, Adyaksa FC merangkak dari bawah, bahkan pernah pada 2024 lalu, Adhyaksa FC menjadi juara Liga 3 nasional dan promosi ke liga 2.
Adhyaksa FC dimiliki oleh Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan RI). Adhyaksa FC, sebelumnya dikenal sebagai Farmel atau Adhyaksa Farmel, adalah klub sepak bola asal Tangerang, Banten, yang bermarkas di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Selain kepemilikan institusional, CEO Adhyaksa FC adalah Eko Setyawan, yang juga merupakan anggota Exco PSSI dan memimpin beberapa klub lain seperti Persikota Tangerang dan Persibo Bojonegoro. Struktur manajemen ini menunjukkan keterlibatan profesional dalam pengelolaan klub, termasuk persiapan kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 setelah promosi dari Liga 3.
Sejarah klub menunjukkan transformasi dari Farmel FC yang didirikan oleh perusahaan Farmel Cahaya Mandiri pada 2020, hingga menjadi Adhyaksa FC dengan dukungan institusi Kejaksaan RI. Klub ini telah meraih prestasi signifikan, termasuk juara Liga 3 Nasional 2024, yang menegaskan keberhasilan manajemen dan dukungan institusi dalam membangun tim kompetitif.
Dalam launching tim Adhyaksa pada 9 September 2025 lalu dihadiri jajaran penting, mulai dari Ketua Umum Adhyaksa FC Banten Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Dr. Siswanto, S.H., M.H., Gubernur Banten Andra Soni, unsur Forkopimda, hingga pengurus PSSI. (*)
Editor : Weny Firmansyah