Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Wajib Menang atau Pulang! Ceko dan Afrika Selatan Berebut Tiga Poin Emas

Yohanes Palen • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:52 WIB
Wajib Menang atau Pulang! Ceko dan Afrika Selatan Berebut Tiga Poin Emas
Wajib Menang atau Pulang! Ceko dan Afrika Selatan Berebut Tiga Poin Emas

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Tekanan besar langsung menyelimuti Republik Ceko dan Afrika Selatan saat keduanya bentrok pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Kamis (18/6)/2026) malam ini.

 

Kekalahan pada pertandingan pembuka membuat duel ini berubah menjadi pertaruhan nasib bagi kedua tim.

 

Tak ada pilihan lain selain menang. Tiga poin menjadi target mutlak demi menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

 

Sebaliknya, hasil negatif bisa membuat langkah salah satu tim semakin dekat menuju pintu keluar turnamen.

 

Republik Ceko datang dengan tekad bangkit setelah menelan kekalahan dramatis 1-2 dari Korea Selatan pafa laga pembuka.

 

Padahal, tim asuhan Miroslav Koubek sempat berada di atas angin ketika Ladislav Krejci membuka keunggulan melalui sundulan pada babak kedua.

 

Namun, Korea Selatan mampu membalikkan keadaan dan memaksa Ceko pulang tanpa poin.

 

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian enam pertandingan tanpa kekalahan yang dibangun Ceko sejak fase kualifikasi hingga playoff.

 

Meski gagal meraih hasil positif, performa Ceko masih menunjukkan potensi besar.

 

Kehadiran striker tajam Patrik Schick dan gelandang berpengalaman Tomas Soucek menjadi modal penting untuk

mengembalikan jalur kemenangan.

 

Di atas kertas, Ceko juga sedikit lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad dan pengalaman pemain yang lebih matang di level internasional.

 

Sementara itu, Afrika Selatan menghadapi situasi yang jauh lebih sulit.

 

Mereka tampil sedikit pincang, pasalnya dua pemain pentingnya, Sphephelo Sithole dan Themba Zwane tak bisa tampil karena terkena sanksi setelah menerima kartu merah saat kalah 0-2 dari Meksiko pada laga perdana.

 

Absennya kedua pemain tersebut menjadi pukulan telak bagi pelatih Hugo Broos.

 

Kini harapan mencetak gol bertumpu pada ketajaman Lyle Foster yang diharapkan mampu menjadi pembeda di lini depan.

 

Selain kehilangan pemain inti, Afrika Selatan juga dibayangi catatan yang kurang menggembirakan.

 

Mereka belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir dan selalu kebobolan sedikitnya dua gol dalam tiga kekalahan beruntun.

 

Meski demikian, semangat juang Afrika Selatan tidak bisa diremehkan.

 

Dengan posisi yang sudah terjepit, Bafana Bafana dipastikan akan tampil habis-habisan demi menjaga mimpi mereka tetap hidup di Piala Dunia 2026.

 

Menariknya, kedua negara hampir tidak memiliki sejarah pertemuan yang panjang.

 

Baik Republik Ceko dan Afrika Selatan baru sekali berhadapan dalam turnamen resmi, yakni pada ajang Piala Konfederasi 1997.

 

Kini, hampir tiga dekade kemudian, keduanya kembali dipertemukan dalam laga yang memiliki arti jauh lebih besar.

 

Bukan sekadar memperebutkan tiga poin, tetapi juga menentukan arah perjalanan mereka di panggung sepak bola terbesar dunia.

 

Ceko mengandalkan kualitas dan pengalaman. Afrika Selatan bertumpu pada semangat serta daya juang.

 

Saat peluit kick-off dibunyikan di Atlanta, hanya satu tujuan yang ada di benak kedua tim yakni, menang atau mulai bersiap mengucapkan selamat tinggal pada Piala Dunia 2026. (*).

 

Editor : Yohanes Palen
#Ceposonline.com #piala dunia 2026