CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kejutan besar langsung tersaji pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026.
Timnas Spanyol yang datang dengan status unggulan juara harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 0-0 oleh Tanjung Verde di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).
La Furia Roja tampil mendominasi sejak peluit awal dibunyikan.
Adapun tim asuhan pelatih Luis de la Fuente menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang jauh lebih baik dan terus menggempur pertahanan lawan sepanjang 90 menit.
Namun dominasi itu tak berbuah hasil. Tanjung Verde tampil disiplin dengan menerapkan strategi bertahan total.
Wakil Afrika tersebut menumpuk pemain di lini belakang dan membangun tembok pertahanan yang sulit ditembus para pemain Spanyol.
Serangan demi serangan yang dibangun Spanyol selalu kandas sebelum mencapai sasaran.
Kombinasi umpan pendek, tusukan dari kedua sayap, hingga percobaan dari luar kotak penalti gagal membongkar rapatnya pertahanan Tanjung Verde.
Sebaliknya, Tanjung Verde lebih memilih bermain sabar dan mengandalkan serangan balik cepat.
Meski jarang menguasai bola, mereka mampu menjaga organisasi permainan dengan sangat baik dan tidak memberikan banyak ruang bagi para penyerang Spanyol.
Ketangguhan lini belakang Tanjung Verde menjadi kunci utama hasil mengejutkan ini.
Para pemain bertahan tampil tanpa cela, sementara sang penjaga gawang beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan.
Semakin lama pertandingan berlangsung, frustrasi mulai terlihat dari para pemain Spanyol.
Meski terus menekan dan mengurung lawan di area pertahanannya sendiri, tidak ada satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0. Hasil ini menjadi satu poin yang sangat berharga bagi Tanjung Verde, sekaligus pukulan bagi Spanyol yang menargetkan kemenangan untuk mengawali langkah mereka di Piala Dunia 2026. (*).
Editor : Yohanes Palen