CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Arsenal resmi meraih gelar Liga Premier untuk pertama kalinya dalam 22 tahun setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth.
Dilansir dari laman The Athletic pada Rabu (20/5/2026), Hasil tersebut memastikan Arsenal tidak lagi dapat dikejar di puncak klasemen meskipun kompetisi masih menyisakan satu pertandingan. Kepastian juara hadir setelah Manchester City gagal meraih poin penuh dalam laga tandang penting tersebut.
Sebelumnya, Arsenal memperbesar peluang meraih gelar setelah menang tipis 1-0 atas Burnley pada Senin, 18 Mei.
Kemenangan tersebut membawa tim asuhan Mikel Arteta mengoleksi 82 poin di klasemen sementara. Sementara itu, hasil imbang Manchester City membuat jumlah poin maksimal yang dapat mereka raih hanya mencapai 81 angka.
Arsenal menunjukkan konsistensi sepanjang musim dengan memimpin klasemen Liga Premier sejak Oktober, kecuali beberapa hari pada April setelah kalah dari Manchester City.
Klub asal London tersebut mencatatkan 25 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan dari total 37 pertandingan liga. Performa stabil itu menjadi faktor penting yang membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris.
Persaingan gelar sempat berlangsung ketat ketika Manchester City memangkas selisih poin usai kemenangan atas Arsenal di Stadion Etihad. Namun, Arsenal berhasil bangkit dengan memenangkan empat pertandingan liga berikutnya tanpa kebobolan satu gol pun.
Di sisi lain, hasil imbang Manchester City melawan Everton menjadi pukulan besar terhadap peluang mereka mempertahankan persaingan gelar.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Mikel Arteta yang telah memimpin Arsenal sejak Desember 2019.
Pelatih asal Spanyol itu dinilai berhasil membangun kembali kekuatan tim melalui pendekatan taktis yang lebih fleksibel dan konsisten. Gelar ini juga menjadi trofi Liga Premier pertama bagi Arteta sebagai manajer senior.
Bagi Arsenal dan para pendukungnya, keberhasilan meraih gelar setelah penantian panjang menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Tiga musim beruntun finis di posisi kedua sempat meningkatkan tekanan terhadap tim untuk segera menjadi juara.
Kini, Arsenal akhirnya mengakhiri penantian dua dekade dan kembali menorehkan namanya dalam sejarah Liga Premier. (*)
Editor : Weny Firmansyah