CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- PSBS Biak mengawali putaran kedua Liga 1 dengan hasil yang kurang memuaskan.
Bagaimana tidak dari 4 laga yang sudah mereka jalani, tim berjuluk Badai Pasifik itu hanya bisa mengumpulkan 3 poin.
Hasil ini mereka dapatkan saat bermain imbang melawan Persib Bandung, PSM Makasar dan Persija Jakarta.
Sementara 1 laga lainnya mereka harus tumbang dari PSIS Semarang dengan skor 3-1 saat bermain di Stadion Lukas Enembe Jayapura.
Hasil buruk tersebut kini menempatkan PSBS Biak berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan 28 poin dari 21 pertandingan yang mereka jalani di Liga 1.
Ceposonline.com mencoba merangkum dari 21 pertandingan yang sudah dijalani PSBS Biak.
Pasukan Emral Abus ini hanya meraih 8 kemenangan, sisanya Fabio Beltrame dan kawan-kawan menuai 4 kali seri dan 9 kali kalah.
Hasil yang dicapai PSBS Biak ini tentu tidak bagus, apalagi diputaran kedua ini mereka sudah mendatangkan beberapa pemain bintang.
Di sisi lain hasil kurang maksimal yang didapatkan PSBS Biak di 4 laga pada putaran kedua ini berdampak adanya desakkan dari sporter PSBS Biak untuk mengantikan Pelatih Emiral Abus.
Namun keinginan para sporter untuk mengantikan mantan Pelatih Persib Bandung itu belum bisa terwujud, Emral Abus masih dipercayakaan oleh manajemen PSBS Biak untuk memegang komando kursi pelatih.
Menariknya dari 4 laga yang sudah dijalani PSBS Biak diputaran kedua ini, Pelatih Emral Abus justru selalu bersyukur dengan capaian yang didapatkan timnya.
Bahkan ia tetap memuji penampilan anak asuhnya karena dinilai sudah berkerja keras dalam setiap pertandingan.
Ungkapan rasa syukur Emral Abus selalu dilontarkan dari mulutnya pada setiap pertandingan baik ketika timnya menang, hasil seri ataupun kalah sekalipun.
Rasa syukur ini juga kembali dia ungkapkan ketika PSBS Baik berhasil menahan imbang Persija Jakarta dikandangnya.
Maklum pada laga ini PSBS Biak mampu menahan imbang Persija Jakarta dengan skor akhir 2-2.
PSBS Biak bermain dengan 10 pemain setelah setelah bek tanguhnya Julian Velazquez dikeluarkan wasit karena terkena kartu merah.
"Kita tetap mensyukuri hasil yang kita peroleh. Kita bermain 10 pemain dan anak-anak bisa mempertahankan skor 2-2 hingga akhir pertandingan,"ungkap Pelatih PSBS Biak, Emral Abus.
Emral Abus mengaku, anak asuhnya sudah bermain bagus dan timnya sempat unggul lebih dulu setelah gol kedua dari Takuya Matsunaga pada menit 61'.
Sayangnya skor ini tidak bisa dipertahankan hingga akhir pertandingan dan Persija bisa menyamakan kedudukkan, sehingga memaksa pertandingan berakhir dengan hasil imbang.
"Kita sayangkan soal kepemimpinan wasit, mungkin dia dibawah tekanan penonton dan suporter,"tegas Emral Abus.
Emral Abus menyampaikan, pemainnya sudah bermain luar biasa, mungkin karena laga ini disaksikan langsung oleh Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
"Sebelum pertandingan memang saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa ini saat mereka tunjukkan skilnya jika mau masuk Timnas Indonesia,"bebernya.
Sementara itu Emral Abus kini merespon soal hasil buruk yang didapatkan timnya di 2 laga kandang sebelumnya.
"Bermain dikandang kita sendiri tidak otomatis bisa memenangkan pertandingan. Banyak faktor yang mempengaruhinya,"tuturnya.
Emral Abus menyampaikan, kadang-kadang timnya bisa saja menang dan kalah dan inilah dinamika sepak bola semuanya bisa saja terjadi.
"Intinya kita tetap bersyukur dengan hasil yang dicapai tim saat ini. Tentu ini juga menjadi evaluasi saya sebagai pelatih agar dilaga berikutnya bisa lebih baik lagi,"tutup Emral Abus. (*)
Editor : Gratianus Silas