Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Bak Roller Coaster Nasib Persipura, Musim Lalu Nyaris Terdegradasi ke Liga 3, Sekarang di Ambang Promosi ke Liga 1

Weny Firmansyah • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:16 WIB
Suka cita pemain-pemain Persipura usai menjebol gawang Periku Kudus di Stadion Lukas Enembe Minggu (3/5/2026).(CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Suka cita pemain-pemain Persipura usai menjebol gawang Periku Kudus di Stadion Lukas Enembe Minggu (3/5/2026).(CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persipura Jayapura dalam musim kompetisi  2025/2026 benar-benar serius mempersiapkan tim. Tak seperti "penyakit" yang sudah-sudah selalu persiapannya mepet bin mendadak. 

Tapi musim ini Persipura benar-benar berbeda, dimana sebelum kompetisi digelar, Persipura sudah melakukan TC di Jogja dan melakukan sejumlah uji coba dengan beberapa tim.  

Meski sempat terseok-seok di awal musim, namun masuknya Rahmad Darmawan yang mengganti posisi Ricardo Salampessy sebagai pelatih membuat mutiara hitam perlahan bangkit dan menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan. 

Sederet perubahan yang dilakukan coach RD dengan memasukkan pemain baru memberi dampak positif.  Saat ini Persipura tinggal menunggu satu laga untuk menuju Liga 1 atau Super League musim depan. 

Satu laga yakni saat playoff menghadapi Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe Jumat (8/5/2026). 

Prestasi yang dibuat oleh anak-anak Persipura ini tentu bak roller coaster dibanding musim lalu. Ya, perbedaan nasib Persipura Jayapura musim lalu harus berjuang mati-matian di babak playoff ketika menghadapi Persibo Bojonegoro di Stadion Mandala musim lalu. 

Pada musim 2024/2025, Persipura harus menghadapi kenyataan pahit tampil di playoff degradasi. Dalam laga hidup-mati melawan Persibo Bojonegoro, Persipura berhasil menang dramatis 2-1.

Padahal jantung penonton Persipura ketika itu sempat dibuat dag dig dug setelah Persibo menyamakan kedudukan 1-1. Beruntung Persipura punya Boaz Solossa yang mencetak  gol di menit 90 yang menegaskan Persipura bertahan di liga 2. 

Tak bisa dibayangkan memang jika ketika itu Persipura kalah dari Persibo Bojonegoro, dan degradasi ke Liga 3, Apa kata dunia bahwa juara 4 kali kasta sepakbola tertinggi Indonesia itu harus bermain di liga semipro?

Tapi untungnya tidak terjadi, kini Persipura tampil jauh lebih solid. Mutiara Hitam akan menghadapi Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe Jumat (8/5/2026). 

Meski di atas kertas lebih diunggulkan, Persipura tetap harus waspada. Adhyaksa datang dengan kekuatan lini depan tajam dan semangat tinggi sebagai tim kuda hitam. Yang pasti menjadi runner up di grup barat sudah membuktikan bahwa tim asal Banten itu bukan tim sembarangan. 

Apakah tangan dingin Rahmad Darmawan mampu membawa Persipura promosi ke Liga 1 atau Super League?  Mari bersatu dukung Persipura  di Stadion Lukas Enembe Jumat (8/5/2026) (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #persipura jayapura