Pemain Persipura Jayapura saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura.( FOTO : Erik / Cepos)
JAYAPURA-Wacana untuk menggelar kompetisi sepak bola Indonesia dengan hanya diikuti oleh klub berstatus terverifikasi yang digagas oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mulai santer diperbincangkan oleh pemangku sepak bola. Tim sepak bola asal Papua, Persipura Jayapura mendukung wacana tersebut.
Kendati setuju dengan wacana tersebut, namun asisten manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun meminta aturan itu tidak dibuat secara mendadak. Pria yang akrab disapa Bento ini menuturkan, untuk menetapkan 10 klub peserta sangat tidak mungkin direalisasikan saat ini, mengingat klub-klub lain sudah melakukan persiapan.
“Kalau mau diberlakukan, harus disampaikan dari sekarang dan diberlakukan tahun depan, kalau sekarang terkesan mendadak,” ungkap Bento saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (29/1).
Dikatakan, jika hal tersebut dipaksakan untuk digelar musim ini maka sangat tidak adil bagi klub lainnya yang belum mendapatkan lisensi.
“Kita Persipura memang tenang-tenang saja karena kita sudah punya lisensi, tapi itu tidak adil bagi klub lain kalau diberlakukan sekarang,” katanya.
Sekadar diketahui, saat ini baru 10 klub yang sudah memiliki lisensi profesional dari AFC seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Bali United, Persib Bandung, Arema FC, Borneo FC, PSM Makassar, Barito Putera, Madura United dan Bhayangkara FC. (eri/tho)
Editor : Administrator