CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyebut rencana penerapan kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mulai tahun 2027 masih terus dikaji.
Dilansir dari JawaPos.com, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Khairul Munadi mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan berbagai kemungkinan kebijakan kuliah gratis sebelum mengambil keputusan akhir.
“Namanya ya kan harus diexercise, ya. Kemudian mempertimbangkan berbagai kemungkinan-kemungkinan. Jadi nanti pasti akan disampaikan kalau sudah,” ujar Munadi kepada wartawan, Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan bentuk akhir kebijakan tersebut, termasuk apakah terdapat perubahan alokasi anggaran dari rencana yang sebelumnya telah dibahas.
Menurut dia, seluruh aspek untuk kuliah gratis PTN masih dikaji sebelum pemerintah menyampaikan keputusan resmi.
“Ya, intinya kan sedang dalam pembahasan. Jadi ya enggak bisa kita sampaikan bagaimana kepastian dan sebagainya. Jadi intinya masih sedang dalam pembahasan,” jelasnya.
Munadi menambahkan, Kemendiktisaintek juga akan mendengarkan masukan dan pandangan dari berbagai pihak, termasuk pimpinan perguruan tinggi, sebelum merumuskan kebijakan final.
Masukan dan sebagainya tentu saja kita pasti mendengarkan juga masukan ataupun pandangan dari berbagai pihak sebelum nanti ada perumusan akhir,” katanya.
Terkait kemungkinan penerapan kuliah gratis pada 2027 dilakukan secara bertahap, ia menyebut skema tersebut juga masih menjadi bagian dari pembahasan.
“Termasuk skenario implementasinya, apakah kemudian dilakukan secara bertahap atau bagaimana? Ini masih semuanya masih dalam pembahasan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, kebutuhan anggaran untuk membiayai kuliah PTN gratis itu mencakup 2.833.169 mahasiswa yang tercatat di PTN.
Jumlah mahasiswa itu tersevar di berbagai program pendidikan vokasi maupun akademik, meliputi jenjang D3, D4, dan S1.
"Terkait dengan kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh PTN kami sudah menghitung itu nilainya Rp 93.742.969.840.000 (Rp 93,7 triliun) untuk 2.833.169 mahasiswa yang tercatat di perguruan tinggi negeri. Baik untuk vokasi maupun akademik. Jadi D3, D4, dan S1," kata Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI September lalu.
Menurut Brian, angka perhitungan anggaran tersebut belum langsung menjadi skema final pelaksanaan kuliah gratis.
Pihaknya masih akan membahasnya bersama Presiden Prabowo Subianto, termasuk kemungkinan penerapan kebijakan secara bertahap. (*)
Editor : AdminDua