Harapan Itu Bernama Pertamina

Erianto Pasae • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:38 WIB
Suasana Kampung Nelayan Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, pasca kebakaran. Selasa (1/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Suasana Kampung Nelayan Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, pasca kebakaran. Selasa (1/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Puing-puing sisa kebakaran masih menggantung di bibir pantai Kampung Nelayan, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Minggu (25/10/2026). 

Tiang-tiang rumah yang dulunya berdiri kokoh kini hanya menyisakan ujung yang berubah menjadi arang.

Luka itu belum kering. Tragedi pada 31 Agustus 2026 meninggalkan duka mendalam bagi 530 kepala keluarga atau 3.2000 jiwa yang kehilangan tempat berteduh.

Si jago merah menghanguskan rumah mereka tanpa ampun. Seluruh harta benda ludes tak bersisa. Syukur, tidak adanya korban jiwa. Sebagian besar yang kehilangan rumah berprofesi sebagai nelayan.

Salah satu nelayan korban kebakaran saatmengambil BBM solar gratis di SPBU
Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala,
Jayapura Utara, Jumat (16/10/2026).
Salah satu nelayan korban kebakaran saatmengambil BBM solar gratis di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Jumat (16/10/2026).

Tampak puingpuing pasca
kebakaran di
Kampung Nelayan,
Dok V, Kelurahan
Mandala, Jayapura
Utara, pada Selasa
(1/9/2026).
Tampak puingpuing pasca kebakaran di Kampung Nelayan, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, pada Selasa (1/9/2026).

Tampak warga Kampung Nelayan Dok IV saat
menempati tempat pengungsian di Stadion
Mandala Jayapura, Dok V, Kelurahan Mandala,
Jayapura Utara, Kamis (24/10/2026).
Tampak warga Kampung Nelayan Dok IV saat menempati tempat pengungsian di Stadion Mandala Jayapura, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Kamis (24/10/2026).

Salah satu warga saat melihat puing-puing bekas
kebakaran di Kampung Nelayan, Dok V,
Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Selasa
(1/9/2026).
Salah satu warga saat melihat puing-puing bekas kebakaran di Kampung Nelayan, Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Selasa (1/9/2026).
Kehidupan warga belum sepenuhnya pulih. Sebagian besar dari mereka masih menempati pos pengungsian sementara di Stadion Mandala Jayapura. Hari-hari diisi dengan penantian dan kecemasan, terutama bagi para nelayan yang kehilangan sumber penghidupan utama mereka.

Pegawai PSBU Nelayan Dok IV, Kelurahan
Mandala, Jayapura Utara saat melayani
konsumen, Jumat (16/10/2026).
Pegawai PSBU Nelayan Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara saat melayani konsumen, Jumat (16/10/2026).

Salah satu anak saat ikut mengambil kupon
bantuan BBM Solar di SBPU Nelayan, Dok IV,
Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Jumat
(16/10/2026).
Salah satu anak saat ikut mengambil kupon bantuan BBM Solar di SBPU Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Jumat (16/10/2026).

Di tengah ketidakpastian, secercah bantuan datang. Dua pekan setelah tragedi memilukan itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku hadir melalui program Pertamina Peduli, menyasar 101 kepala keluarga nelayan yang kehilangan tumpuan hidup.

Bantuan disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua dalam bentuk bahan bakar solar gratis. Mesin 5 Gross Tonnage (GT) mendapatkan 140 liter solar gratis. Mesin 10 GT mendapatkan 280 liter solar gratis. Solar tersebut mereka dapatkan melalui penyaluran SPBU Nelayan di Dok IV, Kota Jayapura.

Warga saat mengambil kupon bantuan BBM
Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan
Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).
Warga saat mengambil kupon bantuan BBM Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).

Tampak warga Kampung Nelayan Dok V,
Kelurahan Mandala, Jayapura Utara saat mulai
membangun rumah mereka. Rabu (21/10/2026).
Tampak warga Kampung Nelayan Dok V, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara saat mulai membangun rumah mereka. Rabu (21/10/2026).


Bantuan solar gratis itu bukan sekadar bahan bakar, melainkan napas buatan bagi para nelayan yang sempat kehilangan arah. Satu per satu, mesin kapal yang sempat terdiam kembali dihidupkan.

Warga saat mengambil kupon bantuan BBM
Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan
Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).
Warga saat mengambil kupon bantuan BBM Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).
Warga saat mengambil kupon bantuan BBM
Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan
Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).
Warga saat mengambil kupon bantuan BBM Soalr di SPBU Nelayan, Dok IV, Kelurahan Mandala, Jayapura Utara, Sabtu (24/10/2026).

Roda ekonomi perlahan-lahan diputar kembali dari laut. Seiring hasil tangkapan yang mulai dijual, langkah untuk membangun kembali rumah-rumah sederhana di atas air pun kembali dirintis. Meski sebagian masih tinggal di pengungsian sambil menunggu keadaan membaik.(*).

Nelayan korban kebakaran saat menjual hasil
tangkapan di Pasar Pelelagan Ikan di Pasar
Hamadi, Kota Jayapura, pada Senin (12/10/2026)
Nelayan korban kebakaran saat menjual hasil tangkapan di Pasar Pelelagan Ikan di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, pada Senin (12/10/2026)

 

Salah satu warga saat memperlihatkan hasil
tangkapan di Pasar Pelelangan Ikan Hamadi, Kota
Jayapura, Selasa (12/10/2026).
Salah satu warga saat memperlihatkan hasil tangkapan di Pasar Pelelangan Ikan Hamadi, Kota Jayapura, Selasa (12/10/2026).

 

Editor : Elfira Halifa
pertamina papua Ceposonline.com