
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Sebuah bangunan sederhana yang berdiri tenang di sudut Distrik Jayapura Utara, tepatnya di Dok IX atas, Kelurahan Imbi berdiri sebuah bangunan sederhana. Papan namanya bertuliskan Posyandu Foimoy dengan logo Bakti Husada di sebelah kiri dan logo Pertamina di sebelah kanan.
Tempat ini mungkin tak megah, namun bagi warga sekitar, bangunan kecil inilah benteng pertama bagi kesehatan keluarga mereka. Sebuah Posyandu Integrasi Layanan Primer binaan PT Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku, tempat di mana asa dan perhatian dirajut setiap bulannya.
Sabtu (17/10/2026), puluhan ibu datang menggendong buah hati mereka, berbaur dengan para lansia yang berjalan perlahan menuntun langkah. Mereka berkumpul dengan tujuan yang sama, memastikan ada kehidupan yang lebih sehat di hari esok.
Suara tangis bayi mendadak pecah. Suara itu adalah nada paling khas di Posyandu. Bagi sebagian orang, tangisan ini mungkin terdengar memilukan.
Namun di balik tetes air mata mungil itu, ada perlindungan yang sedang ditanamkan lewat jarum imunisasi, tetes vitamin, dan vaksin campak yang akan menjaga tubuh-tubuh kecil ini dari ancaman penyakit di masa depan.
Di balik pelayanan ini, ada jemari terlatih dari para Tenaga Kesehatan Puskesmas Imbi. Mereka membagi tugas, ada yang sibuk mencatat, menimbang berat badan, hingga mengukur tinggi badan bayi dan lansia. Kemudian dibukukan lewat kartu kesehatan.
Di Kelurahan Imbi saja, terdapat 11 Posyandu yang tumbuh dan bergerak bersama binaan PT Pertamina sejak tahun 2022.
Kehadiran mereka memberikan sudut pandang baru, bahwa kepedulian energi tidak hanya soal mendistribusikan bahan bakar minyak ke pelosok negeri, tetapi juga tentang menyalakan energi kehidupan bagi manusia di dalamnya. Menjaga anak-anak ini tumbuh sehat adalah investasi terbaik untuk memastikan Papua kelak disinari oleh generasi emas yang tangguh.
PT Pertamina memberikan pendampingan berupa pelatihan kesehatan secara medis bagi para kader, pemberian PMT, menunjang fasilitas Posyandu dan alat medis berupa timbangan digital dan lainnya. Serta menyedian insentif bagi para kader. (*).



