Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Alumni IMPT Manokwari Gelar Pelatihan PS dan MC, Vivian Gobai: Jangan Malu Bertanya, Public Speaking Kunci Kepercayaan Diri di Dunia Kerja

Theresia F. Tekege • Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:48 WIB
Kepala Biro Umum Setda Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai saat foto bersama dengan narasumber, pengurus Alumni IMPT Manokwari dan peserta pada pembukaan acara Pelatihan MC dan Public Speaking di Studio Gereja Katolik KSK Meriam Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Kepala Biro Umum Setda Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai saat foto bersama dengan narasumber, pengurus Alumni IMPT Manokwari dan peserta pada pembukaan acara Pelatihan MC dan Public Speaking di Studio Gereja Katolik KSK Meriam Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Alumni Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Public Speaking sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri generasi muda Papua Tengah. 

Kegiatan yang berlangsung di Studio Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Sabtu (27/6/2026), itu secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Umum Setda Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai.

Dalam sambutannya, Vivian menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking bukan hanya dibutuhkan oleh seorang Master of Ceremony, tetapi telah menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi yang baik akan membantu seseorang menyampaikan gagasan dengan percaya diri, baik dalam dunia kerja, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari.

"Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia. Pelatihan ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah," ujar Vivian.

Ia mengatakan, pelatihan seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat bermanfaat karena tidak hanya melatih teknik berbicara, tetapi juga membangun keberanian seseorang untuk tampil di depan publik dan berkomunikasi secara efektif.

"Public speaking bukan hanya untuk MC. Ini adalah keterampilan berbicara yang harus dimiliki setiap orang. Ketika berada dalam sebuah forum, kita harus berani berbicara, mampu menyampaikan pendapat dengan baik, dan membangun komunikasi yang tepat," katanya.

Vivian juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan aktif berdiskusi dan tidak sungkan bertanya kepada narasumber. Menurutnya, pelatihan tatap muka memberikan kesempatan terbaik untuk menggali pengalaman langsung dari praktisi yang telah memiliki jam terbang tinggi.

"Jangan malu bertanya. Kalau ada materi yang belum dipahami, silakan bertanya. Kesempatan seperti ini adalah waktu yang tepat untuk menambah ilmu dan mengasah kemampuan. Kita belajar langsung dari narasumber yang sudah memiliki banyak pengalaman, jadi manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," pesannya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja, organisasi, maupun pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Alumni IMPT Manokwari Provinsi Papua Tengah, Marselus Gobai, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen alumni dalam mempersiapkan sumber daya manusia Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

Menurutnya, budaya pengembangan kapasitas telah menjadi bagian dari perjalanan IMPT Manokwari sejak organisasi itu berdiri. Saat jumlah mahasiswa masih sedikit, berbagai pelatihan seperti kursus Bahasa Inggris, komputer, hingga pelatihan menulis rutin dilaksanakan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

"Dulu jumlah mahasiswa masih sedikit sehingga pembinaan dapat dilakukan secara rutin. Sekarang jumlah mahasiswa semakin banyak sehingga tidak semua memperoleh kesempatan yang sama. Karena itu kami kembali menghadirkan pelatihan ini agar mahasiswa maupun alumni memiliki bekal sebelum maupun setelah memasuki dunia kerja," ujar Marselus.

Ia menilai kemampuan menjadi seorang MC maupun berbicara di depan umum saat ini dibutuhkan hampir di semua bidang pekerjaan. Oleh karena itu, setiap orang harus terus belajar dan meningkatkan kapasitas dirinya.

"Ilmu tidak mengenal usia. Walaupun kita sudah bekerja atau sudah menjadi alumni, kemampuan tetap harus terus diasah. Siapa tahu suatu saat kita dipercaya menjadi MC atau berbicara dalam sebuah forum. Karena itu kami ingin pelatihan ini menjadi ruang belajar bersama bagi kita semua," katanya.

Marselus menjelaskan, IMPT Manokwari merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa asal wilayah Pegunungan Tengah yang menempuh pendidikan di Manokwari tanpa membedakan asal kabupaten. Semangat persaudaraan itu, kata dia, tetap dipertahankan hingga kini melalui nilai saling mengasah, saling mengasihi, dan saling mengasuh antara senior dan junior.

"Semangat itu yang terus kami jaga sampai sekarang. Walaupun sudah menjadi alumni dan bekerja di berbagai tempat, kami tetap saling mendukung dan saling membimbing. Nilai itulah yang menjadi dasar kami menghadirkan pelatihan ini," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Marselus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun fasilitas, sehingga pelatihan dapat terlaksana dengan baik. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada narasumber Salomina Octavina Gobai, CT, pihak Gereja Katolik KSK Nabire yang telah menyediakan tempat, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan.

Pelatihan MC dan Public Speaking ini menghadirkan Salomina Octavina Gobai, CT sebagai narasumber. Dengan pengalaman yang dimiliki dalam bidang Master of Ceremony dan Public Speaking di berbagai wilayah Tanah Papua, ia membagikan materi mengenai teknik berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, etika komunikasi, hingga teknik membawakan acara secara profesional.

Melalui pelatihan ini, Alumni IMPT Manokwari berharap lahir semakin banyak generasi Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri saat tampil di depan publik, serta siap bersaing dan memberikan kontribusi positif di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Papua Tengah #Ceposonline.com