Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Akses Terhambat, DPR Papua Tengah Upayakan Kapal Perintis ke Jita Kembali Beroperasi

Theresia F. Tekege • Rabu, 29 April 2026 | 15:33 WIB

 

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai saat bertemu Pimpinan dan Staff Dinas Perhubungan Mimika. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai saat bertemu Pimpinan dan Staff Dinas Perhubungan Mimika. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Kunjungan kerja DPR Papua Tengah ke Kabupaten Mimika difokuskan untuk mendorong kembali operasional kapal perintis menuju Dermaga Sipu-Sipu, Distrik Jita, yang hingga kini masih terhenti. Layanan tersebut dinilai krusial karena menjadi akses utama transportasi dan distribusi logistik masyarakat di Mimika Pantai.

Pada 2024, Kementerian Perhubungan telah menyetujui pelayanan kapal perintis ke Distrik Jita dan mulai berjalan pada 2025. Namun, operasionalnya terkendala pendangkalan alur sungai sehingga belum berjalan optimal hingga 2026. Rute pelayaran yang direncanakan yakni Agats–Sipu-Sipu/Jita–Pomako–Sipu-Sipu/Jita–Agats dengan menggunakan Kapal Perintis Sanus.

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan perlunya penanganan serius terhadap kendala yang ada agar layanan kapal bisa kembali berjalan.

“Pendangkalan sungai harus dikeruk agar terbentuk alur pelayaran. Kemudian dibuat lampu-lampu di muara sungai sebagai tanda supaya kapal bisa masuk ke Jita,” ujar Gobai kepada media ini via seluler, Rabu, (29/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas pelabuhan dan navigasi.

“Selain itu, kapal memerlukan dukungan fasilitas, baik alur, kolam pelabuhan, dermaga, maupun Sarana Bantu Navigasi Pelayaran agar pelayanan bisa berjalan aman dan selamat,” katanya.

Selama kunjungan kerja di Mimika, DPR Papua Tengah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Freeport Indonesia dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, guna mencari solusi bersama.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Freeport dan Dinas Perhubungan Mimika untuk mencari solusi agar pelayanan kapal perintis ke Distrik Jita bisa kembali beroperasi,” ucapnya.

Ia berharap kehadiran kembali kapal perintis dapat meningkatkan pelayanan pemerintah serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dengan trayek kapal perintis ini, guru, mantri, dan staf distrik bisa berada di wilayah pelayanan. Masyarakat juga dapat membawa hasil bumi ke kota untuk dijual, lalu kembali ke kampung dengan membawa kebutuhan hidup mereka,” pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#john gobai #DPR Papua Tengah #Ceposonline.com