Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bakti Sosial PTFI Bawa “Terang” ke Nabire

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:52 WIB

 

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, saat membagikan kacamata kepada siswa penerima kacamata
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, saat membagikan kacamata kepada siswa penerima kacamata

CEPOSONLINE.COM - NABIRE — Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Nabire tahun ini terasa berbeda. PT Freeport Indonesia bersama mitra menggelar bakti sosial yang menghadirkan pemeriksaan mata gratis untuk lebih dari seribu pelajar, pembagian ratusan kacamata, hingga operasi katarak bagi warga. 

 

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa juga mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial yang digelar PT Freeport Indonesia (PTFI) di Nabire dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan ini sebagai wujud nyata semangat nasionalisme dan gotong royong yang membawa terang bagi masyarakat Papua Tengah khususnya di Nabire.

 

“ PT Freeport Indonesia merayakan HUT RI ke-80 dengan mengalirkan semangat itu dari hulu di Papua hingga hilir di Jawa Timur dan Jakarta. Hari ini, Nabire menjadi salah satu pusat kegiatan yang penuh makna,” kata Meki Nawipa dalam sambutannya di acara bhakti sosial PTFI di RSUD Nabire, Rabu, (13/8/2025).

 

Menurutnya Bakti sosial tersebut mencakup edukasi dan pemeriksaan mata gratis untuk 1.084 pelajar SMPN 1 dan SMPN 4 Nabire, pembagian 487 kacamata gratis, serta operasi katarak gratis yang melibatkan berbagai pihak. Tujuannya, kata Meki, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata, agar warga Papua Tengah dapat melihat masa depan dengan lebih jelas, baik secara harfiah maupun dalam arti harapan hidup.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh mitra yang terlibat, di antaranya YPMAK, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, RSUD Nabire, PERDAMI Papua, serta tenaga medis dan relawan. 

 

“ Upaya ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Meki juga mengapresiasi komitmen PTFI yang selaras dengan nilai-nilai SINCERE yakni Safety (menjamin keselamatan dan kesehatan mata masyarakat), Integrity dan Commitment (mewujudkan janji memberi manfaat jangka panjang), Excellence (pelayanan medis berkualitas), serta Respect (menghormati hak masyarakat mendapatkan akses kesehatan).

 

Ia menambahkan, operasi katarak yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah terpencil. Screening awal dilakukan melalui kerja sama dengan 11 puskesmas di Nabire, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh ke kota. Bahkan, penjemputan dan pengantaran pasien dilakukan dengan penuh perhatian.

 

“Harapan saya, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus kita pelihara, sehingga visi kita membangun Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan berdaya saing dapat terwujud,” tukas Mantan Bupati Paniai.

 

Di akhir sambutan, Gubernur Meki juga mendoakan seluruh pasien operasi katarak agar proses berjalan lancar dan pemulihan cepat. 

 

“ Mari kita rayakan kemerdekaan bukan hanya dengan upacara, tetapi juga dengan menghadirkan terang bagi kehidupan sesama,” pungkas Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Papua Tengah Ceposonline.com opd